Breaking News:

Erupsi Gunung Merapi

Warga KRB III Gunung Merapi di Klaten Aktifkan Ronda untuk Pantau Aktivitas Gunung

Selama status Gunung Merapi masih berstatus siaga, warga di KRB III ronda setiap malam untuk memantau aktivitas Merapi.

TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Visual Gunung Merapi dipantau dari Pos Pantau Induk Balerante di Desa Balerante beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Aktivitas warga yang berada di kawasan rawan bencana (KRB) III Gunung Merapi di Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten mulai berjalan normal.

Meski begitu, warga yang tersebar di sejumlah dusun yang masuk kawasan KRB III Gunung Merapi di desa itu diminta untuk tetap waspada selama status Gunung Merapi masih siaga.

"Aktivitas warga kembali seperti semula. Untuk kewaspadaan warga juga masih terus berlangsung," ujar Kepala Desa Balerante, Sukono saat ditemui di pendapa Pemkab Klaten, Jumat (19/2/2021).

Ia mengatakan, selama status Gunung Merapi masih berstatus siaga, pihaknya juga kembali mengaktifkan ronda setiap malam bagi warga yang tinggal di KRB III untuk memantau aktivitas Merapi.

"Kemarin, tidak ada ronda terkait dengan merapi dan saat ini sudah diaktifkan lagi karena ketika ada peningkatan aktivitas warga agar tidak kaget," ucapnya.

Baca juga: UPDATE Gunung Merapi : Asap Sulfatara Keluar Berintensitas Tebal dengan Tinggi 400 M Pagi Ini

Selain itu, kata dia, untuk saat ini aktivitas Gunung Merapi masih cenderung fluktuatif dan warga menyesuaikan aktivitas terkait situasi.

"Merapi itu sifatnya kadang ada pergerakan, kadang landai, tapi warga tetap waspada saat ini warga sudah beraktivitas seperti bertani, ke ladang," katanya.

Hanya saja kata dia, warga saat ini masih dilarang untuk beraktivitas di radius 3 kilometer dari puncak Gunung Merapi meski sudah diizinkan pulang dari tempat evakuasi sementara (TES) pada beberapa pekan lalu.

"Warga boleh beraktifitas, tapi masih di wilayah aman. Untuk yang dekat puncak radius 3 kilometer itu dilarang," katanya.

Ia menjelaskan, sejak para pengungsi pulang dari pengungsian pada Rabu (3/2/2021) lalu, aktivitas Merapi cenderung bersahabat dan belum terdapat peningkatan aktivitas seperti erupsi pada akhir Januari silam.

"Cuma kemarin rabu 17 februari kemarin sempat ada kabut tebal tapi itu hal biasa karena puncak merapi habis dilanda hujan," jelasnya. ( Tribunjogja.com )

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved