Erupsi Gunung Merapi
Pengungsi Merapi di Klaten Sudah Pulang ke Rumah, Logistik Masih Disiagakan di Barak Pengungsian
Menyiagakan logistik tersebut dikarenakan belum turunnya status siaga atau level 3 Gunung Merapi hingga saat ini.
Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Logistik untuk kebutuhan pengungsi Gunung Merapi di Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten masih disiagakan di tempat evakuasi sementara (TES) desa tersebut meski pengungsi sudah pulang ke rumah sejak Rabu (3/2/2021) lalu.
Menyiagakan logistik tersebut dikarenakan belum turunnya status siaga atau level 3 Gunung Merapi hingga saat ini.
"Untuk logistik masih stand by di TES ya. Itu agar mudah melakukan pendistribusian saat aktivitas meningkat apalagi sekarang status merapi masih siaga," ujar Kepala Desa Balerante saat ditemui di Pendapa Pemkab Klaten, Jumat (19/2/2021).
Ia mengatakan, logistik yang masih disiagakan di TES desa tersebut yakni berupa bahan pokok makanan seperti beras, minyak goreng, gula hingga kasur dan kebutuhan lainnya.
Baca juga: Warga KRB III Gunung Merapi di Klaten Aktifkan Ronda untuk Pantau Aktivitas Gunung
Sementara untuk tenda dari sejumlah relawan yang bersiaga di TES tersebut sejak awal warga mengungsi pada November 2020 hingga awal Februari 2021 sudah dibongkar.
"Kalau tenda sudah dibongkar, termasuk dapur umum juga sudah tidak aktif lagi. Beberapa temda juga sudah di ambil oleh relawan-relawan yang siaga di TES pada waktu lalu," ucapnya.
Menurut Sukono, untuk sekat atau bilik-bilik yang telah dipasang di TES Balerante itu pada saat warga mengungsi juga masih tetap dipertahankan.
Kemudian ia menandaskan, jika aktivitas warga yang berada di kawasan rawan bencana (KRB) III Gunung Merapi di desa itu mulai berjalan normal.
Meski begitu, warga yang tersebar di sejumlah dusun yang masuk kawasan KRB III Gunung Merapi di desa itu diminta untuk tetap waspada selama status Gunung Merapi masih siaga.
"Aktivitas warga kembali seperti semula. Untuk kewaspadaan warga juga masih terus berlangsung," tambahnya. (Tribunjogja.com)