Breaking News:

Jawa

Sumur Milik Warga Amblas di Klaten, BPBD Bakal Kirimkan Surat ke PVMBG

BPBD Klaten bakal menghubungi PVMBG untuk melakukan kajian ilmiah agar dapat mengurai fenomena itu.

istimewa
Penampakan sumur warga di Desa Jungkare, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten yang dilaporkan amblas. 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Sumur milik warga yang amblas di Desa Jungkare, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten dilaporkan sebanyak 14 sumur.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden sumur amblas tersebut.

"Berdasarkan update tim TRC dan pemerintah desa hingga kemarin, 17 Februari 2021, terdapat 14 titik sumur yang amblas," ujar Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten, Sri Yuwana Haris Yulianta, Kamis (18/2/2021).

Menurut Haris, pihaknya bakal menghubungi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) yang berada di bawah Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (Kementerian ESDM) untuk melakukan kajian ilmiah agar dapat mengurai fenomena itu.

Baca juga: 13 Sumur Warga di Klaten Ambles Sejak Dua Pekan Terakhir

"Kami dari BPBD Klaten bakal mencari fenomena ini penyebabnya apa sehingga kami akan minta pertolongan ke ahlinya yakni pusat vulkanologi dan mitigasi bencana geologi di Bandung," ucapnya.

Ia mengatakan jika pihaknya telah menyiapkan surat-surat terkait permintaan penelitian atau kajian itu.

"Surat sudah disiapkan, tadi kita juga sudah ketemu teman-teman Dinas ESDM Provinsi untuk mencari masalah yang ada di bawah tanah ini," katanya.

Diakui Haris, untuk saat ini hal yang perlu dilakukan adalah menutup bekas-bekas sumur tersebut untuk keamanan bagi anak-anak maupun warga sekitar.

Baca juga: Sebanyak 13 Sumur Milik Warga di Klaten Ambles, Camat Karanganom Bakal Lakukan Pendataan

"Beruntung beberapa sudah ditutup dan diberi garis polisi sebagai penanda jika warga dilarang untuk mendekati area," ucapnya. 

Diberitakan sebelumnya, sumur warga dilaporkan amblas sejak dua pekan terakhir.

Amblasnya sumur diduga karena naiknya muka air tanah sehingga menggerus dinding sumur tersebut.

Jumlah sumur yang amblas dilaporkan terjadi sejak Minggu (7/2/2021) hingga Rabu (17/2/2021) kemarin.

Saat itu, sumur milik warga dilaporkan amblas secara bertahap. ( Tribunjogja.cm )

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved