Breaking News:

Sebanyak 13 Sumur Milik Warga di Klaten Ambles, Camat Karanganom Bakal Lakukan Pendataan

Camat Karanganom, Slamet Samudro membenarkan adanya sumur yang ambles di kecamatan yang ia pimpin tetsebut.

Istimewa
Penampakan salah satu sumur warga yang ambles di Desa Jungkare, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten, Rabu (17/2/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Sebanyak 13 sumur warga yang berada di Desa Jungkare, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten ambles dalam rentang waktu dua pekan terakhir.

Informasi yang dihimpun Tribun Jogja, belasan sumur yang ambles tersebut terjadi secara bertahap mulai rentang waktu Minggu (7/2/2021) hingga Rabu (17/2/2021).

Camat Karanganom, Slamet Samudro membenarkan adanya sumur yang ambles di kecamatan yang ia pimpin tetsebut.

Baca juga: Wakil Wali Kota Yogyakarta: Perbaikan Tugu Pal Putih Pasca Peresmian Bukan Wanprestasi

"Informasinya begitu ada sumur yang ambles. Saya sudah dapat kabar tapi belum ngecek ke lapangan," ucapnya saat dikonfirmasi Rabu (17/2/2021).

Ia mengatakan jika pihaknya bakal terjun langsung pada Kamis (18/2/2021) untuk melakukan pengecekan dan pendataan terkait laporan belasan sumur yang ambles tersebut.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten, Sri Yuwana Haris Yulianta mengatakan jika kejadian sumur ambles itu terjadi di RW 4 dan RW 5.

"Penyebabnya diduga karena curah hujan yang tinggi sehingga dinding sumur ikut tergerus," ujarnya pada Tribun Jogja, Rabu (17/2/2021).

Ia mengatakan, belasan sumur yang ambles tersebut ditutup oleh warga secara swadaya dengan menggunakan tanah.

Baca juga: Destinasi Baru, Embung Blubuk di Kulon Progo Jadi Tujuan Para Wisatawan

Penutupan itu dilakukan agar sumur yang ambles itu tidak meluas ke area bangunan lain.

"Semuanya ditutup dahulu agar tidak terdampak bangunan sekitar sumur yang ambles," ucapnya.

Atas sumur ambles itu, lanjut Haris, warga merasa kesulitan untuk mendapatkan air bersih.

"Untuk sementara warga mendapatkan air dari tentangganya. Dibantu," jelasnya.

Ia mengatakan, jika kejadian sumur ambles itu di Klaten baru pertama kali terjadi.

"Setahu saya baru kali ini ada kejadian sumur ambles di Klaten," tutupnya.

Ia pun mengimbau warga untuk tetap waspada selama masuknya musim penghujan di Klaten yang diprediksi hingga Maret 2021. (Mur)

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved