Breaking News:

Erupsi Gunung Merapi

Bongkahan Besar Lava Merapi Meluncur ke Arah Hulu Krasak dan Boyong

Guguran-guguran besar disertai luncuran lava pijar berlangsung sejak Rabu (17/2/2021) malam.

Tribunjogja/Setya Krisna Sumargo
Guguran material dari puncak Gunung Merapi, Kamis (18/2/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Gunung Merapi (2.968 mdpl) hingga Kamis (18/2/2021) masih terus menunjukkan tingginya frekuensi guguran batu atau material lava dari puncaknya.

Bahkan guguran-guguran besar disertai luncuran lava pijar berlangsung sejak Rabu (17/2/2021) malam.

Sekitar pukul 23.00, terjadi guguran besar yang teramati hingga jarak belasan kilometer.

Hasil pengamatan petugas di PGM Kaliurang, PGM Ngepos, jarak luncur lava pijar teramati pada jarak maksimum 800 meter ke arah barat daya.

Pengamatan visual Tribunjogja.com dari GOR Kaliurang sejak pukul 04.30 WIB, beberapa kali terlihat rona merah di sekitar kubah lava 2021.

Kabut cukup tebal menghalangi pandangan.

Guguran selanjutnya terjadi skala kecil di sekitar kubah lava, tidak teramati secara jelas. Setelah itu puncak tertutup kabut tebal membentuk awan lentikuler.

Sekira pukul 06.30 WIB, puncak perlahan terbuka dan jalur erupsi dari kubah lava 2021 mulai terlihat jelas. Sekira pukul 06.38 WIB, terjadi guguran lava pijar cukup besar.

Kepulan asap putih agak pekat muncul bersamaan luncuran bongkahan lava dan batu-batu yang berjatuhan meluncur cepat menyusuri lereng dan jalur erupsi yang sudah terbentuk.

Sebagian terlempar, melompati tebing dan meluncur dalam kecepatan tinggi ke jalur dominan ke hulu Kali Krasak.

Halaman
123
Penulis: Setya Krisna Sumargo
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved