Lafran Pribadi, Legenda yang Bawa Pertama Kali PSS Sleman Naik Kasta

"Saya kembali ke PSS Sleman tahun 1999, waktu kebetulan materi pemain PSS lagi bagus-bagus," kata Lafran saat ditemui Tribun Jogja di kediamannya

Tayang:
Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
Istimewa
Lafran Pribadi 

"Sebelum ada APBD pemain cuma dapat sekitar 200 - 300 ribu perbulan, tapi pada betah-betah saja mereka, setelah ada APBD jadi lebih makmur," katanya.

Pada kesempatan itu pula, Lafran menutup lembaran menjadi pemain pro dengan catatan manis.

Namun pada tahun selanjutnya, nama Lafran Pribadi masih tercatat di kubu PSS Sleman, kali ini ia diberi posisi sebagai asisten pelatih Suharno, di usianya yang menginjak 33 tahun.

Anatara Sepakat Bola, Kuliah, dan Pekerjaan

Lafran adalah sosok orang yang tidak bisa meninggalkan lapangan, pada tahun 1989, selepas lulus sekolah, ia diberi mandat dari Bupati Sleman untuk menjadi PNS, lantaran Lafran memiliki kemampuan sepak bola yang ciamik.

Tidak berselang lama, pemain kelahiran 16 Juli 1968 ini merelakan status PNS dan kembali fokus ke sepak bola.

"Tahun 1989 itu kan saya mulai kuliah, kalau saya kerja di PNS nanti fokusnya kepecah. Ya padahal saya malah dapat kelonggaran untuk tetap kuliah dan sepak bola. Tapi kamu gak enak kalau dapat gaji, tapi gak bekerja," jelasnya.

Lafran berkuliah di D3 FPOK IKIP Yogyakarta, yang sekarang dikenal Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Namun Lafran mengaku enggan menjadi guru sekolah setelah lulus dari kuliah, pengalaman itu ia dapatkan ketika menjadi guru olahraga selama dua tahun di MTs Godean.

"Gak betah saya, mending ngelatih sepak bola," katanya sambil mengelak nafas.

Cacata Lafran menjadi pelatih terbilang baik, sejumlah kejuaraan berhasil diraihnya dengan hasil memuaskan.

Sebut saja pada tahun 2013 ia berhasil mendapat juara 1 LPI Liga Indonesia bersama PSS Sleman.

Pada 2016 dan 2017 ia menjadi pelatih yang meraih kampiun pada gelaran POPDA DIY, bersama Sleman.

Juara 3 Piala Soeratin juga berhasil ia dapat bersama PSS Sleman U-17, pada 2017.

Setahun setelahnya pada 2018, mendapat juara 2 dan 3 pada POPDA DIY, dan POPWIL berurutan.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
4 - 2
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
Live
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
VS
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved