Breaking News:

Dua Pebasket Senior Indonesia akan Bagikan Pengalaman dalam Bima Perkasa Academy

Dua legenda basket Indonesia yang kini memperkuat Bima Perkasa, Isman Thoyib dan Galank Gunawan, siap membagikan pengalaman

Dokumentasi Bima Perkasa
Isman Thoyib (biru) dan Galank Gunawan (kuning) berduel di gim internal Bank BPD DIY Bima Perkasa, Kamis (14/1/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dua legenda basket Indonesia yang kini memperkuat Bima Perkasa, Isman Thoyib dan Galank Gunawan, siap membagikan pengalaman mereka ke pebasket muda dalam kegiatan yang digelar Bima Perkasa Academy dalam waktu dekat. 

Kegiatan itu oleh satu-satunya sekolah basket yang berafiliasi dengan klub pro itu, rencananya akan memberi materi rebound pada para pebasket di Yogyakarta bersama Galank dan Thoyib.

"Keduanya legenda basket Indonesia, pecinta basket sudah tahu betul kiprah mereka. Apalagi materi rebound, yang punya banyak sekali trik dan teknik yang jarang diketahui. Galank dan Thoyib sangat tepat untuk memberi materi," kata Manajer Bima Perkasa Academy, Fika Nurazam Wirastuti, Selasa (16/2/2021).

Baca juga: Kejuaraan Atletik Piala Kadispora Sleman Siap Digelar

Bima Perkasa Academy masih menggodok kegiatan tersebut yang akan digelar dengan protokol kesehatan ketat. 

Seperti kebijakan satu bola untuk satu peserta, pengecekan suhu tubuh sebelum memasuki area lapangan, dan lain sebagainya. 

"Masih terus kami matangkan agar seluruh peserta merasa aman dan nyaman. Informasinya akan dipaparkan dalam waktu dekat," sambung manajer yang pernah pebasket yang membela DIY.

Galank Gunawan dan Isman Thoyib merupakan role model untuk pebasket bertipe bertahan, baik yang sedang memulai karier sampai profesional.

Liga profesional sendiri punya mitos, bahwa bola rebound selalu bergerak menuju Galank. Tidak heran pemain bernomor punggung 66 yang sudah memperkuat Satria Muda, Garuda, Louvre, dan Bima Perkasa itu mendapat predikat Raja Rebound.

Baca juga: Sanksi Penghentian Bansos Bagi Penolak Vaksin Covid-19, Dinsos Gunungkidul Tunggu Juknis

Sementara Isman Thoyib dikenal sebagai center yang mampu menjaga area zone defense dengan tegas dan lugas.

Thoyib punya banyak trik dan teknik dalam memenangi duel rebound, salah satunya membaca lengkung atau aliran bola lawan ke ring.

"Memang ada opini dan mitos seperti itu, tapi rebound sendiri bukan soal kebetulan atau soal tinggi badan. Kita akan memperlajarinya sama-sama nanti," kata Galank. (tsf)

Penulis: Taufiq Syarifudin
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved