Breaking News:

Kejuaraan Atletik Piala Kadispora Sleman Siap Digelar

Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Sleman akan menggelar Kejuaraan Atletik Pelajar DIY-Jateng

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Sleman 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Sleman akan menggelar Kejuaraan Atletik Pelajar DIY-Jateng Piala Kadispora Sleman di Stadion Tridadi pada 7 Maret mendatang.

"Hingga Selasa (16/2/2021) hari ini sudah sebanyak 317 peserta dari 20 klub atletik dari DIY dan Jateng mendaftar. Ini melampaui perkiraan. Saat kami tutup, masih ada banyak yang ingin mendaftar. Jawa Timur pun ingin ikut, tapi tidak bisa karena memang kejuaraan saat ini khusus untuk DIY dan Jawa Tengah," tegas Ketua Umum Pengkab PASI Sleman, Aris Priyanto.

Besarnya animo dari peserta jadi memaksa panitia menyusun ulang langkah antisipasi dan persiapan penerapan protokol kesehatan.

Baca juga: Sanksi Penghentian Bansos Bagi Penolak Vaksin Covid-19, Dinsos Gunungkidul Tunggu Juknis

Lantaran kejuaraan ini akan digelar dengan protokol kesehatan ketat agar atlet dan pihak penyelenggara tidak terpapar Covid-19 yang penyebarannya masih cukup massif hingga saat ini.

Jaminan dari protokol kesehatan itu membuat ratusan atlet sontak mendaftarkan diri.

Selanjutnya, bentuk antisipasi tersebut di antaranya dengan mengeluarkan peraturan pembatasan personel di area pertandingan. 

Akses masuk juga akan dibatasi.

Setiap klub maksimal didampingi dua orang, meliputi pelatih dan official.

Lalu kejuaraan dilangsungkan tanpa dihadiri penonton termasuk orang tua atlet di lokasi.

Baca juga: Tutup Masa Jabatan, Berikut Deretan Keberhasilan yang Ditorehkan Pemkab Sleman 

Peraturan lainnya, setiap klub didampingi satu orang panitia dari gugus tugas Covid-19 untuk memastikan protokol kesehatan dijalankan.

"Tempat duduk dipisah, tidak boleh gabung. Saat tidak bertanding atlet juga wajib memakai masker dan jaga jarak. Panitia dari Gugus Tugas Covid-19 yang nantinya akan mengawasi. Tempat cuci tangan maupun alat cek suhu tubuh juga diperbanyak," papar Aris.

Panitia pelaksana juga mengingatkan pada setiap klub agar tidak mengirimkan atlet yang sakit atau tidak dalam kondisi fit.

Setiap atlet yang bertanding harus benar-benar sehat untuk meredam penyebaran Covid-19. (tsf)

Penulis: Taufiq Syarifudin
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved