Dr Aqua Dwipayana: Pentingnya Peran Pemuda untuk Menggerakkan Ekonomi di Tengah Pandemi

Melihat situasi ini, pakar komunikasi dan motivator nasional, Dr Aqua Dwipayana mengatakan, peran anak muda sangat diperlukan untuk menggerakkan

Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Kurniatul Hidayah
Istimewa
Pakar Komunikasi, Dr Aqua Dwipayana 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pada masa pandemi, lini ekonomi mengalami perlambatan yang sangat signifikan.

Berbagai sektor usaha mengalami penurunan produktivitas baik dari segi pendapatan maupun produksi.

Melihat situasi ini, pakar komunikasi dan motivator nasional, Dr Aqua Dwipayana mengatakan, peran anak muda sangat diperlukan untuk menggerakkan roda ekonomi di tengah pandemi.

"Anak-anak muda sekarang lebih dekat dengan teknologi. Tentu, di masa yang serba canggih ini peluangnya sangat besar bagi mereka jika dapat dimanfaatkan dengan baik," jelasnya melalui webinar Peran Sociopreneur dan Inovasi Bisnis dalam Meningkatkan Ekonomi di era Pandemi, pada Senin (15/02/2021).

Ia menambahkan, sudah saatnya anak muda ikut mengambil bagian untuk meningkatkan ekonomi di masyarakat.

Baca juga: Dalam Dua Hari Terakhir Jumlah Sampel yang Diperiksa Gugus Tugas COVID-19 DIY Alami Penurunan

Tidak perlu usaha yang besar, namun bisa berguna untuk orang lain.

"Bisnis tidak harus dengan sesuatu sempurna atau besar. Lebih baik dimulai dengan yang kecil namun tetap memiliki progress. Dengan begitu, seiiring kita menjalankan bisnis di siti juga kita belajar," terangnya.

Di masa serba mudah ini, lanjut Aqua,  anak muda seharusnya bisa berpenghasilan tanpa harus meninggalkan kewajiban yaitu sekolah.

Karena, saat ini berbisnis tidak mengenal ruang dan waktu.

"Kalau yang masih sekolah ketika waktu kosong dimanfaatkan untuk berbisnis. Bisa saja berjualan atau menawarkan kemahiran diri (bakat). Misalnya membuat kerajinan tangan yang bisa dijual tentu tidak menghabiskan waktu yang banyak. Sehingga, tanpa harus menelantarkan sekolah, jadi tidak ada alasan meninggalkan sekolah," ujarnya.

Apalagi masa pandemi saat ini yang banyak menghabiskan waktu di rumah.

Supaya waktunya berharga bisa dicoba dengan menjakankan bisnis kecil-kecilan.

"Sekarang kan platform jualan online sudah banyak tinggal pilih saja. Lebuh muda dan sederhana tidak memerlukan modal yang besar," ungkapnya.

Hal serupa pun disampaikan CEO PT Paragon Techologi dan Inovation, Salman Subakat.

Ia mengatakan, perlunya mendidik generasi muda yang peka akan jiwa socioprenur.

Sehingga, ketika tamat dari pendidikan. Generasi muda bukan lagi sebagai pencari kerja melainkan penyedia lapangan pekerjaan.

"Kalau sekarang sudah dilakukan secara betul untuk mendidik usahawan muda. Tentunya, 10 tahun lagi kita akan memetik hasil yang baik dari apa yang kita tanam hari ini," tuturnya.

Ia menambahkan, saat ini masih banyak anak muda yang ragu untuk berbisnis.

Baca juga: Jelang Akhir Masa Jabatan, Waktu Pelantikan Bupati Terpilih Maupun Plh Bantul Masih Belum Jelas

Dengan berbagai alasan yang melatar belakangi mulai dari kondisi modal hingga kondisi pasar.

"Memang hal ini diperlukan, namun yang paling penting dari suatu bisnis yaitu keinginan mencoba. Karena, banyak orang yabg lebih dulu memikirkan kegagalan padahal belum dilakukan. Jadi, coba saja dulu soal hasil akan mengikuti," ujarnya.

Sementara itu, ia meminta agar para anak muda mampu terus berinovasi mengikuti perkembangan zaman.

Dengan begitu, maka produk ataupun jasa yang dijual akan lebih mudah dalam menjangkau para konsumen.

"Penggunaan media digital sangat diperlukan untuk semua sektor terutama berbisnis. Ketika kami sudah menguasi tekonologi dan perkembangannya akan menjadi modal lebih dalam memperluas pasar," urainya. (ndg)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved