Kriminalitas
Sabet Dua Pelajar di Mantrijeron, 6 Anggota Geng Klitih Diamankan Polresta Yogyakarta
Kedua korban terkena sabetan gir dan pedang dari anggota geng yang berjumlah 10 orang.
Penulis: Ardhike Indah | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Anggota geng di DI Yogyakarta kembali diamankan polisi karena terlibat dalam penganiayaan dua pelajar di Jalan Parangtritis Km 3, Kemantren Mantrijeron, Yogyakarta, Rabu (6/1/2021).
Korban tersebut adalah VRN (18) dan YRS (17) yang merupakan pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Yogyakarta.
Keduanya terkena sabetan gir dan pedang dari anggota geng yang berjumlah 10 orang.
Tidak hanya itu, motor korban juga dirusak oleh anggota geng.
Menurut penuturan Kasatreskrim Polresta Yogyakarta, AKP Riko Sanjaya SH SIK, dua orang korban sebenarnya baru pulang setelah menjenguk kakak teman korban di daerah Sewon, Bantul.
• Lima Fakta Geng Klitih yang Bacok Pemuda di Jalan Gambiran Yogyakarta, Pilih Sasaran Secara Acak
Mereka tidak hanya berdua, tetapi juga bersama dengan empat orang lain.
Kemudian, sekitar pukul 04.00 WIB, keenam orang itu bermaksud pulang ke rumah masing-masing di daerah Sleman dengan melintas di Jalan Parangtritis.
“Saat melintas di depan sebuah warung di Jalan Parangtritis Km 3, rombongan korban berpapasan dengan pelaku,” ucapnya, Jumat (5/2/2021) di Markas Polresta Yogyakarta.
Sepuluh orang anggota geng itu mengendarai 5 sepeda motor.
Pelaku yang melihat rombongan enam orang itu langsung berusaha untuk mengajak berantem.
Empat orang teman korban yang mengendarai dua unit sepeda motor berhasil melarikan diri.
Tetapi, VRN dan YRS justru terkena sabetan gir dan senjata tajam dari pelaku, sebab mereka tak berhasil lolos.
VRN dan YRS kemudian berlari ke sebuah warung dan meninggalkan motornya begitu saja di luar.
Mereka masuk ke dalam warung agar tidak dirisak terus oleh pelaku.
• Kronologi Aksi Geng Klitih di Umbulharjo, Awalnya Mau Tawuran, Langsung Bacok Korban Saat Papasan