Breaking News:

Berita Kesehatan

Berhubungan Intim Saat Hamil Bisa Berisiko Jika Anda Mengalami 5 Hal Ini

Berhubungan intim pada saat masa kehamilan umumnya aman dan diperbolehkan, tapi ada beberapa indikasi kesehatan tertentu yang perlu diperhatikan

NHS
Ilustrasi hubungan intim selama masa kehamilan 

TRIBUNJOGJA.COM - Pada umumnya berhubungan intim saat masa kehamilan itu diperbolehkan dan aman. Namun ada beberapa indikasi kesehatan tertentu yang membuat aktivitas itu menjadi berisiko.

Sebagaimana dilansir Mayo Clinic, stimulasi payudara, orgasme wanita, dan hormon tertentu dalam air mani yang disebut prostaglandin dapat menyebabkan kontraksi rahim.

Penyedia layanan kesehatan Anda mungkin merekomendasikan untuk menghindari hubungan intim saat hamil, jika:

  • Anda mengalami pendarahan vagina yang tidak dapat dijelaskan
  • Anda mengeluarkan cairan ketuban
  • Leher rahim Anda mulai terbuka sebelum waktunya (ketidakmampuan serviks)
  • Plasenta Anda sebagian atau seluruhnya menutupi bukaan serviks Anda (plasenta previa)
  • Anda memiliki riwayat persalinan prematur atau kelahiran prematur

Selain lima hal di atas, apa saja yang perlu Anda perhatikan soal hubungan intim pada masa kehamilan?

Berikut ini sejumlah pertanyaan yang paling sering diajukan :

1. Apakah boleh berhubungan seks selama kehamilan?

Bayi Anda yang sedang berkembang dilindungi oleh cairan ketuban di dalam rahim Anda, serta oleh otot-otot rahim yang kuat itu sendiri.

Hubungan intim tidak akan memengaruhi bayi Anda, selama Anda tidak mengalami komplikasi seperti persalinan prematur atau masalah plasenta.

Namun, kehamilan bisa menyebabkan perubahan tingkat kenyamanan dan hasrat seksual Anda.

Bisakah hubungan imtim selama kehamilan menyebabkan keguguran?

Halaman
12
Penulis: Mona Kriesdinar
Editor: Mona Kriesdinar
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved