Bisnis

Asa Pedagang Pernak-pernik Candi di Masa Pandemi, Memilih Tetap Buka Meski Sepi Pengunjung

Kunjungan wisatawan yang anjlok juga berimbas pada sektor lain, termasuk kepada penjual pernak-pernik yang biasa mangkal di seputaran tempat wisata.

Tayang:
Penulis: Yosef Leon Pinsker | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Yosef Leon
Latifa saat membereskan dagangan pernak-pernik di tokonya yang berada di area Candi Pawon, Magelang, Rabu (3/2/2021). 

"Rentang harga mulai dari Rp75 ribu sampai jutaan," kata dia.

Beberapa produk yang dijual diperoleh dari berbagai daerah seperti Bali, Jawa Barat maupun Jawa Timur.

Hanya segelintir yang diperoleh dari Magelang.

"Dari Jogja juga ada beberapa. kalau yang dari Magelang ya patung-patung yang ukiran ada juga," imbuhnya.

Meski hasil dagangan tengah tersendat, namun ia mengaku masih belum beralih melakukan pemasaran secara daring.

Sempat Lesu Terimbas COVID-19, Usaha Kerajinan Bebek Akar Bambu di Klaten Kini Kembali Menggeliat

Menurutnya, ada kepuasaan tersendiri dari pelanggan saat melakukan transaksi secara tatap muka dan bisa memastikan detail produk yang diminati secara langsung.

"Pasarnya memang wisatawan luar negeri. Mereka lebih suka dengan barang dan pernak-pernik khas seperti ini. Kesannya lebih tradisional dan agak kuno," jelasnya.

Latifa menambahkan, biasanya penjual pernak-pernik seperti dirinya kerap ketiban untung saat masa-masa high season.

Masa itu biasa jatuh dua kali dalam setahun yakni pertengahan tahun hingga puncak di Agustus.

"Tapi sekarang ya sama saja semua. Paling yang sedikit membantu ya seperti wisatawan lokal yang memang penggemar dan kolektor, beberapa memang ada," ujarnya.

Matahari kian terik, Candi Pawon masih lengang. Latifa kembali melanjutkan aktivitasnya membersihkan debu yang menempel di pernak-pernik jualannya sambil setia menunggu wisatawan mampir. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved