Breaking News:

Hujan Deras, Jalan Yogyakarta - Solo di Desa Sumopuro Klaten Digenangi Air Setinggi 30 Sentimeter

Air setinggi sekitar 30 sentimeter menggenangi Jalan Yogyakarta - Solo tepatnya di Dusun Nolojayan, Desa Sumopuro, Kecamatan Jogonalan

TRIBUNJOGJA/ Almurfi Syofyan
Sejumlah pengendara menerobos genangan air di Jalan Yogya-Solo tepatnya di Dusun Nolojayan, Desa Sumopuro, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten, Selasa (2/2/2021) sore. 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Air setinggi sekitar 30 sentimeter menggenangi Jalan Yogyakarta - Solo tepatnya di Dusun Nolojayan, Desa Sumopuro, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten, Selasa (2/2/2021) sore.

Pantauan Tribun Jogja di lapangan sekitar pukul 17.00, air tersebut mengenangi satu ruas jalan dari arah Yogyakarta menuju Solo sekitar 100 meter.

Sebaliknya, ruas jalan Solo menuju Yogyakarta tampak tidak digenangi air.

Baca juga: DPRD DIY Nilai SIPD Belum Siap Digunakan, Hambat Penyerapan dan Penggunaan Anggaran

Baca juga: SIPD Belum Sempurna, Pemda DIY Masih Gunakan Sistem Lama

Akibat kejadian itu, Jalan Yogyakarta - Solo dari arah Yogyakarta menuju Solo mengalami penumpukan di sekitar genangan tersebut.

Junaidi (37) seorang pengendara sepeda motor yang mencoba menerobos genangan air tersebut mengatakan jika dirinya baru kali ini mendapati jalanan tersebut digenangi air.

"Saya kurang tahu ini penyebabnya kenapa. Tapi saya baru kali ini mendapati jalan ini digenangi air setinggi ini," ujarnya saat ditemui di lokasi.

Sementara itu, Widodo (47) warga Dusun Nolojayan, Desa Sumopuro, Kecamatan Jogonalan, mengatakan jika genangan air di ruas jalan itu terjadi karena hujan deras yang melanda daerah tersebut pada Selasa siang hingga sore.

"Ini setiap kali hujan sering terjadi genangan seperti ini. Itu terjadi karena luapan air sungai ke sawah setelah diguyur hujan tidak muat dan akhirnya meluber ke jalanan ini," katanya.

Ia mengatakan warga sekitar juga sudah berupaya untuk memperbaiki drainase agar air tidak menggenang di jalanan.

Baca juga: Sosialisasikan Prokes, Jogja Flying Club Terbangkan Banner Keliling Yogyakarta

Baca juga: Pemda DIY Belum Bisa Sediakan Insentif Bagi Industri Pariwisata Terdampak PSTKM

Menurutnya, tinggi air yang menggenangi Jalan Yogyakarta - Solo tersebut sekitar 40 sentimeter.

"Tadi ada motor yang mencoba menerobos dan tiba-tiba mati," imbuhnya.

Kemudian kata Widodo, genangan air tersebut akan surut dalam waktu yang cukup lama.

"Kalau surutnya cukup lama, bisa 2 sampai 3 jam. Itu kalau tidak ada hujan susulan lagi," tambahnya. (Mur)

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved