Dua Astronot Tambah Daya Listrik Stasiun Luar Angkasa Biar Nggak "Byar Pet"

Mereka berhasil memasang satu baterai terakhir guna memperkuat daya listrik di ISS untuk mendukung kinerja para astronot maupun kosmonot.

Tayang:
Penulis: Sigit Widya | Editor: Sigit Widya
Net
Dua astronot mengganti baterai untuk jaringan listrik di ISS. 

Dua lagi perjalanan ruang angkasa akan dilakukan dalam waktu sekitar satu bulan untuk mempersiapkan panel surya tambahan yang akan dikirim pada akhir tahun ini.

Tujuh astronot dan kosmonot saat ini tinggal di stasiun luar angkasa, terdiri atas empat orang Amerika Serikat, dua orang Rusia, dan satu orang Jepang.

Dibuang ke penampungan

Januari 2020, dua astronot perempuan NASA, Jessica Meir dan Christina Koch, terbang ke luar angkasa untuk memasang satu baterai baru di jaringan tenaga surya milik ISS.

Di sana, mereka juga bertugas melepas dua baterai lama.

Selama melayang di luar angkasa, para astronot perempuan NASA, khususnya Koch, harus hidup tanpa lampu helm dan kamera.

Misi tersebut menandai wahana antariksa ketiga yang dijalankan oleh para astronot perempuan.

Mereka melakukan perjalanan ke luar angkasa pertama pada musim gugur dua tahun lalu.

NASA telah mengganti 48 baterai hidrogen-ion yang sudah usang di ISS dengan baterai lithium-ion baru dan lebih kuat.

Pekerjaan itu dilakukan selama tiga tahun terakhir sampai awal 2020.

Pada waktu bersamaan, 34 baterai lama dilepas.

Baterai lama dibuang di kapal penampungan.

Baterai-baterai tersebut sebelumnya menjaga agar semua sistem stasiun ruang angkasa bisa berjalan ketika pos terdepan berada di sisi malam Bumi, menarik daya dari sayap surya yang luas.

Masing-masing baterai berukuran sekitar satu yard atau satu meter dengan massa sekitar 400 pound.

Selain baterai, sistem pendingin instrumen sains pun harus diganti. (Tribunjogja)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved