Breaking News:

Pemkab Klaten Pertimbangkan Penerapan Denda Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan COVID-19

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten mempertimbangkan untuk memperketat sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan (prokes) COVID-19

TRIBUNJOGJA/ Almurfi Syofyan
Bupati Klaten, Sri Mulyani 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten mempertimbangkan untuk memperketat sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan (prokes) COVID-19 di daerah itu.

Kebijakan itu bakal ditempuh guna menekan sebaran COVID-19 yang masih tinggi di daerah tersebut.

Selain itu juga memberikan efek jera bagi para pelanggar prokes COVID-19.

Sebelumnya Pemkab Klaten telah menerapkan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan COVID-19 dengan menahan kartu identitas hingga sanksi sosial.

Namun sanksi itu dinilai belum memberikan efek jera bagi masyarakat.

Baca juga: Pengungsi Gunung Merapi di TES Balerante Klaten Berencana untuk Pulang ke Rumah Rabu Depan

"Kalau sanksi (penahanan) KTP ini tidak memberikan efek jera mendisiplinkan masyarakat, kita nanti akan memberlakukan sanksi itu dengan (denda) finansial," ujar Bupati Klaten, Sri Mulyani saat ditemui di komplek perkantoran Pemkab Klaten, Senin (1/2/2021).

Menurut Mulyani, sanksi berupa denda finansial tersebut sudah cukup banyak diterapkan oleh sejumlah daerah di Indonesia dalam rangka menekan laju pertumbuhan COVID-19.

"Ada beberapa daerah yang sudah melakukan dan saya lihat dan saya kaji, itu ada efek jeranya sehingga masyarakat mentaati (protokol kesehatan). Jadi nanti kita lihat bersama, saya sudah rapat dengan pihak terkait dan besok kita tindak lanjuti rapat dengan forkopimda dan Gugus Tugas," tegasnya.

Sri Mulyani pun mengatakan jika Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tahap kedua di Klaten belum berjalan maksimal.

"PPKM tahap pertama kita sukses, namun PPKM tahap kedua belum, jadi perlu kita genjot kembali untuk penegakan protokol kesehatan di lapangan," imbuhnya.

Halaman
12
Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved