DI Yogyakarta Terdampak Fenomena La Nina, Begini Penjelasan BMKG

Selain karena cuaca ekstrem, curah hujan cukup tinggi di DI Yogyakarta terjadi karena adanya fenomena La Nina.

Penulis: Ardhike Indah | Editor: Kurniatul Hidayah
ist
Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Selain karena cuaca ekstrem, curah hujan cukup tinggi di DI Yogyakarta terjadi karena adanya fenomena La Nina.

Fenomena itu merupakan penurunan suhu permukaan laut sepanjang timur dan tengah Samudera Pasifik di garis khatulistiwa.

“La Nina itu fenomena alam biasa yang mengakibatkan bertambahnya intensitas curah hujan bulanan di suatu wilayah,” kata Kepala Stasiun Klimatologi (Staklim) Yogyakarta Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Reni Kraningtyas kepada Tribun Jogja, Senin (1/2/2021).

Baca juga: Barak Pengungsian Kosong, Warga Babadan 1 Desa Paten Jadi yang Terakhir Pulang di Magelang

Ia menjelaskan, dampak La Nina ini juga terlihat di DIY, di setiap kabupaten dan kota.

Maka, tidak heran intensitas hujan di DIY cukup tinggi, selain karena masih masuk musim penghujan, juga karena adanya La Nina ini.

Hal ini lantaran La Nina dapat menyebabkan musim hujan yang lebih panjang atau musim kemarau yang basah di wilayah Indonesia.

Oleh karena itu, bencana hidrometeorologi rawan terjadi di berbagai wilayah Indonesia.

“Kita pantau, kita monitor terus. Prediksi kami, puncak La Nina ini mulai di bulan Desember, Januari dan Februari,” paparnya.

Baca juga: Polres Klaten Bagikan Ratusan Masker di Pasar Srago dan Pasar Darurat

Menurut data terbaru, fenomena La Nina mulai melemah di bulan Februari. Artinya, La Nina bisa masuk ke dalam kategori moderat.

“Kemudian, berangsur-angsur, Maret hingga April fenomena ini melemah, meski masih terpantau cuaca ekstrem di bulan di bulan itu. Sementara, di wilayah DIY akan masuk musim pancaroba,” tutur Rani.

Ia meminta masyarakat tetap waspada, mengingat Gunung Merapi juga sedang bergejak sehingga perlu kewaspadaan lebih. (ard)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved