Erupsi Gunung Merapi
Relawan Pengungsi Gunung Merapi Akan Diswab Antigen Berkala
Swab antigen terhadap relawan tahap pertama sudah dilakukan, pada Kamis (28/1/2021) kemarin.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Sejumlah relawan yang saat ini bertugas melayani warga padukuhan Turgo, Purwobinangun, Pakem, Sleman selama berada di barak pengungsian akan dilakukan swab antigen secara berkala.
Hal itu, untuk memberi kepastian, sekaligus rasa aman, agar tidak ada penularan virus corona di barak pengungsian.
"Iya, relawan akan kami swab berkala. Dua Minggu lagi dites lagi," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sleman, Joko Supriyanto, Jumat (29/1/2021).
Menurut dia, swab antigen terhadap relawan tahap pertama sudah dilakukan, pada Kamis (28/1/2021) kemarin.
Total ada 66 relawan yang diperiksa dan satu relawan warga setempat dinyatakan positif.
Baca juga: ERUPSI Gunung Merapi : 140 Pengungsi Bertahan di Barak Pengungsian di DI Yogyakarta
Saat itu juga langsung menjalani pemeriksaan swab PCR (hasilnya belum keluar) dan sekarang sedang menjalani Isolasi mandiri dirumah.
Beruntung, relawan yang positif antigen itu, kata Joko, belum sempat kontak erat dengan warga pengungsi.
Ke depan, dengan adanya temuan tersebut, menurut dia, segala langkah antisipasi akan terus dilakukan.
Di antaranya dengan memperketat pengawasan dan protokol kesehatan.
"Pengawas dan Prokes kita ketat. Jadi tidak sembarangan orang masuk (pengungsian)," kata dia.
Selain itu, relawan yang bertugas di pengungsian juga dipastikan berasal dari relawan lokal, bukan dari luar daerah.
Lanjutnya, Joko mengatakan, bantuan yang akan diberikan kepada pengungsi erupsi gunung merapi juga diatur melalui satu pintu di Posko Induk.
Bantuan tidak diperbolehkan langsung diberikan kepada warga.
Hal itu untuk memudahkan pendataan sekaligus meminimalisir terjadinya kontak erat.
Baca juga: Kurangi Rasa Jenuh, Pengungsi Gunung Merapi di Klaten Diajak Senam Sehat
Hal serupa juga akan diaplikasikan di barak pengungsian Glagaharjo, Cangkringan.