Breaking News:

Yogyakarta

PPMAY Minta Lalu Lintas Malioboro Dibuka Sepanjang Waktu

PPMAY meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta untung membuka akses jalan Malioboro sepanjang hari.

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Pemberlakukan Pengetatan Secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PSTKM) di DIY telah masuk pekan kedua. Penurunan pengunjung di Malioboro mencapai 50 persen. Sebagian pedagang terpaksa tak beroperasi karena tak ada pembeli. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kelompok Paguyuban Pengusaha Malioboro-Ahmad Yani (PPMAY) meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta untung membuka akses jalan Malioboro sepanjang hari.

Pasalnya, menurut Koordinator PPMAY Karyanto Prabu Husodo mengatakan, di tengah pemberlakukan Pengetatan Secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PSTKM) para pengusaha di kawasan Malioboro masih harus merasakan dampak penutupan akses jalan Malioboro untuk kendaraan, buah dari tindak lanjut penerapan rekayasa giratori mulai pukul 18.00 hingga pukul 21.00.

"PPMAY meminta Dishub Kota Yogyakarta membuka jalur lalu lintas. Jangan menutup akses kendaraan mulai jam 18.00 sampai 21.00," katanya, kepada Tribunjogja.com, Kamis (28/1/2021).

Menurutnya akan percuma apabila pedagang di kawasan Malioboro dibebaskan berjualan hingga melebihi pukul 19.00 sementara penutupan akses jalan Malioboro tetap dilakukan.

Baca juga: PSTKM, Penurunan Pengunjung Malioboro Mencapai 50 Persen

Karena menurut Karyanto, adanya penutupan akses Jalan Malioboro di pukul 18.00 hingga 21.00 membuat omzet pengusaha di kawasan tersebut turun drastis.

"Dampaknya pengunjung jadi sepi. Semua pelaku ekonomi di Malioboro terdampak adanya penutupan lalu lintas itu," terang Karyanto.

Ia menjelaskan, para pelaku ekonomi di Malioboro mulai resah dengan kondisi yang demikian.

Dirinya khawatir jika tidak mampu lagi membayar gaji karyawan lantaran penghasilannya saat ini turun hingga 80 persen.

"Sekarang hanya sisa 20 persen. Saya khawatir kalau harus melakukan PHK ke karyawan saya. Kasihan mereka butuh pekerjaan sementara kondisi di sini semakin buruk," ujarnya.

Pihaknya memita agar Pemkot Yogyakarta kembali membuka lalu lintas di Jalan Malioboro supaya masyarakat dapat masuk ke kawasan pusat belanja tersebut.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved