Gama Inatek dan PSSAT UGM Terima Sertifikasi PUI-PT

Dua unit pusat studi di Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima sertifikat penetapan Pusat Unggulan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Perguruan

Penulis: Maruti Asmaul Husna | Editor: Kurniatul Hidayah
Istimewa
Sertifikasi PUI-PT 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dua unit pusat studi di Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima sertifikat penetapan Pusat Unggulan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Perguruan Tinggi (PUI-PT). 

Keduanya adalah Gama Inatek dan Pusat Studi Sosial Asia Tenggara.

Sertifikat diserahkan secara simbolis kepada masing-masing perwakilan unit oleh Direktorat Penelitian UGM pada Selasa (26/1/2021).

PUI-PT sendiri merupakan program dari Dikti dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kapabilitas lembaga litbang perguruan tinggi agar menjadi lebih unggul bertaraf internasional dalam bidang spesifik. 

Baca juga: Ada Apa Hari Ini :Lahirnya Mozart dan Meninggalnya Presiden Soeharto, Ini Catatan Pentingnya

Baca juga: Cerita di Balik Kata Voodoo yang Dilontarkan Ibrahimovic kepada Lukaku

Program ini diadakan dengan harapan dapat mendorong relevansi dan produktivitas pendayagunaan iptek dalam sektor produksi, baik barang maupun jasa, untuk meningkatkan daya saingnya yang akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. 

Program ini telah dimulai sejak 2010 dengan nama PUI, dan diteruskan pada 2016 dengan nama PUI-PT hingga sekarang.

Kepala PUI-PT UGM, Dr Phil Hermin Indah Wahyuni menyampaikan, sertifikat ini bermakna banyak dan tidak mudah untuk diraih. 

Hal itu karena unit yang berkomitmen untuk PUI-PT harus bersedia untuk dibina dan digembleng oleh Dikti selama kurang lebih tiga tahun sebelum dinyatakan memenuhi standar dan menerima sertifikat.

“Meskipun sertifikat sudah di tangan, justru tantangannya baru muncul sekarang. Hal itu karena spirit dari PUI-PT lebih dalam dari sertifikasi ini. Meski begitu, kami mengakui dalam kondisi sekarang tidak bisa bergerak sendiri. Untuk itu kami meminta dukungan, baik universitas maupun struktur lainnya,” ungkapnya melalui keterangan yang diterima Tribun Jogja, Rabu (27/1/2021). 

Hal senada juga diungkapkan oleh Prof Ir Teuku Fathani PhD, Kepala PUI-PT Gama Inatek.

Menurutnya, meski produktivitas dan semangat tetap ada, tetapi akibat pandemi, jadi terbatasi. 

Akibatnya, alur pemasukan juga sedikit terhambat untuk mengembangkan riset dan produk.

Apalagi, Gama Inatek kini tengah mempersiapkan diri sebagai tuan rumah UNESCO Chair. 

“Untuk itu, kami berharap mendapat dukungan lebih dari berbagai pihak di UGM,” terangnya.

Baca juga: KETAT, Penumpang Kereta Api Jarak Jauh Wajib Miliki Surat Keterangan GeNose atau Rapid Test Antigen

Baca juga: Total Kerugian Capai Rp 200 Juta Imbas Longsor di Desa Ardipuro Kaliangkrik Kabupaten Magelang

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved