Erupsi Gunung Merapi
BPPTKG Catat Rentetan Erupsi Gunung Merapi Pagi Ini, Terjadi 14 Kali Awan Panas Guguran Dalam 4 Jam
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan, pagi ini (Rabu, 27/1/2021) pukul 06.00-10.00 WIB
Penulis: Maruti Asmaul Husna | Editor: Kurniatul Hidayah
11.Tanggal 27 Januari 2021 pukul 9:08 WIB, awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo 32 mm dan durasi 126 detik, tinggi kolom tak teramati berkabut, estimasi jarak luncur 1200 m ke arah barat daya: hulu Kali Krasak dan Boyong.
12.Tanggal 27 Januari 2021 pukul 9:19 WIB, awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo 30 mm dan durasi 113 detik, tinggi kolom tak teramati berkabut, estimasi jarak luncur 1000 m ke arah barat daya: hulu Kali Krasak dan Boyong.
13. Tanggal 27 Januari 2021 pukul 9:31 WIB, awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo 20 mm dan durasi 112 detik, tinggi kolom tak teramati, cuaca berkabut, estimasi jarak luncur 1000 m ke arah darat daya: hulu Kali Krasak dan Boyong.
Baca juga: Tak Pilih Kebijakan Sita KTP, Satpol PP Gunungkidul Pilih Tegur Pelanggar PSTKM
Baca juga: SMA BOPKRI 2 Yogyakarta Gelar Career Day dengan Format Daring
14. Tanggal 27 Januari 2021 pukul 9:42 WIB, awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo 15 mm dan durasi 90 detik, tinggi kolom tak teramati, cuaca berkabut, estimasi jarak luncur 900 m ke arah barat daya: hulu Kali Krasak dan Boyong.
Akibat awan panas ini, Kepala BPPTKG, Hanik Humaida mengatakan, dilaporkan terjadi hujan abu intensitas tipis di beberapa desa di Kecamatan Tamansari, Kabupaten Boyolali.
"Masyarakat diimbau untuk mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik tersebut," imbuhnya. (uti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/awan-panas-rentetan-guguran-lava-dan-luncuran-awan-panas-gunung-merapi-3.jpg)