Pengungsi Gunung Merapi
Akhirnya Pulang ke Rumah, Pengungsi Gunung Merapi di Glagaharjo Sleman Merasa Terharu
Lambaian tangan tanda perpisahan diayunkan oleh para pengungsi Gunung Merapi dari atas mini truk.
Penulis: Ardhike Indah | Editor: Kurniatul Hidayah
Tidak berbeda jauh dari pengungsi lain yang mengarti di rumah sejak pagi hingga sore menggunakan truk yang disediakan.
Baca juga: Setelah 81 Hari Mengungsi Akibat Erupsi Gunung Merapi, 187 Warga Glagaharjo Sleman Pulang ke Rumah
Baca juga: Penerimaan CPNS 2021/PPPK Akan Segera Dibuka, Simak Bocoran Formasinya
Ucapan Terimakasih
Bibir Suwondo, Dukuh Kalitengah Lor bergetar. Rasa haru bisa kembali ke rumah tampak dari suaranya yang tercekat.
Ia sudah menantikan waktu ini setelah dua bulan lebih berada di pengungsian.
“Kami mengucapkan terimakasih kepada Pemda DIY, Pemkab Sleman, BPBD DIY, Sleman dan semua organisasi yang terlibat,” ucap Suwondo kepada Tribunjogja.com.
Ia menghembuskan napas panjang. Lama kelamaan, ia terbiasa dengan perasaan haru itu.
Selama ini, para pengungsi diberi fasilitas layak oleh pemerintah.
Mereka ditempatkan di Barak Pengungsian Glagaharjo yang dilengkapi dengan sekat kayu dan kasur.
Makanan yang disediakan juga cukup untuk mereka makan tiga kali sehari dengan menu sehat, lengkap dengan sayur.
“Pemerintah sudah merawat, memfasilitasi, menyayangi kami. Kami senang berada di sini dan mohon maaf jika ada kelakuan yang menyusahkan,” tandasnya.
Meski pulang ke rumah, namun Suwondo dan warganya tak akan mengendorkan kewaspadaan terhadap Gunung Merapi.
Bagaimanapun, mereka harus tetap hidup bersinergi dengan alam. (ard)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/pengungsi-melambaikan-tangan-dari-atas-mini-truk.jpg)