OBAT Semprot Hidung Ini Diklaim Bisa Cegah Penularan Covid-19
Semprotan hidung terbuat dari bahan yang telah disetujui untuk penggunaan medis, artinya tidak memerlukan persetujuan lebih lanjut untuk digunakan.
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM - Para peneliti telah mengembangkan obat semprot hidung yang dapat mencegah infeksi Covid-19 hingga dua hari dan mungkin tersedia di apotek dalam beberapa bulan.
Semprotan hidung terbuat dari bahan yang telah disetujui untuk penggunaan medis, artinya tidak memerlukan persetujuan lebih lanjut untuk digunakan.
Para ilmuwan di Universitas Birmingham telah mengembangkan semprotan, yang belum disebutkan namanya sejak April tahun lalu.
Baca juga: Penyintas COVID-19 Diimbau Tetap Terapkan Prokes
Baca juga: Senin Sore, Banjir Lahar Dingin Terjang Aliran Kaliworo Klaten
Baca juga: BURSA Transfer Terkini Liga Italia: AC Milan, Juventus, Inter Milan, Napoli, Roma & Atalanta
Peneliti utama Dr Richard Moakes mengatakan dia yakin semprotan itu dapat membantu menghapus batasan jarak sosial dan membuka kembali sekolah.
“Kami telah berbicara dengan perusahaan yang hadir di jalan raya karena kami pikir mereka dapat mendistribusikannya secara efektif,” katanya dikutip Tribun Jogja dari The Sunday Telegraph via Daily Mail.
"Tujuan kami adalah membuat dampak secepat mungkin, kami sangat ingin melihat ini terjadi pada musim panas."
Semprotan hidung ini dibuat dari bahan yang sudah disetujui untuk penggunaan medis, artinya aman digunakan oleh manusia dan tidak memerlukan persetujuan lebih lanjut.
"Berdasarkan produknya, akan jauh lebih cepat sampai ke pengguna daripada obat baru. Saya yakin formulasinya dapat memberi pengaruh.
Pada November tahun lalu, para peneliti yang mengerjakan semprotan sejak April 2020 mengumumkan bahwa eksperimen laboratorium menunjukkan semprotan itu mencegah penyebaran infeksi virus corona hingga 48 jam.
Baca juga: Hasil Sensus Penduduk 2020, Jumlah Penduduk Kabupaten Gunungkidul Capai 747 Ribu Jiwa
Baca juga: Jadwal Siaran Langsung Live Streaming TVRI Coppa Italia Inter Milan vs AC Milan dan Juventus vs SPAL
Baca juga: Besok, Pengungsi Erupsi Merapi di Glagaharjo Dipulangkan
Semprotan tersebut mencegah infeksi dengan menangkap virus di hidung dan melapisinya.
Ini berarti virus tidak dapat melarikan diri dan menjadikannya tidak aktif dan tidak berbahaya.
Para peneliti percaya menggunakan semprotan empat kali sehari sudah cukup untuk perlindungan umum.
Namun, cukup aman untuk diterapkan setiap 20 menit jika diperlukan, misalnya jika pengguna berada di lingkungan berisiko tinggi.
Berita itu muncul setelah terungkap bahwa laboratorium virus di rumah sakit St Peter, Surrey, mengumumkan bahwa mereka sedang menguji coba semprotan yang dapat membunuh 99,9% virus.
SaNOtize Nitric Oxide Nasal Spray (NONS) dirancang untuk membunuh virus di saluran udara bagian atas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ilustrasi-obat-semprot-hidung.jpg)