Breaking News:

INOVATIF, Tiga Mahasiswi UNY Buat Pakan Lele Alami Tinggi Protein Dari Keong dan Enceng Gondok

Menurut Dinda Restu Nabila, enceng gondok (Eichhornia crassipes) dan keong sawah (Pila ampullacea) memiliki kandungan protein tinggi

Istimewa
Dinda Restu Nabila dan Faridatul Listiana sebagai peneliti dan pembuat pakan lele 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Budidaya lele merupakan salah satu jenis usaha yang dikembangkan di masyarakat.

Pada umumnya pembudidaya lele saat ini masih bergantung pada pakan buatan pabrik berupa pelet yang dijual di pasaran.

Pakan lele yang dibuat harus memiliki kandungan protein yang cukup agar  dapat dimanfaatkan maksimal oleh tubuh ikan.

Akan tetapi, harga jual pelet ikan di pasaran masih cukup mahal.

Hal ini yang akan membuat laba yang dihasilkan sedikit. Bagi usaha budidaya lele pakan merupakan biaya terbesar yaitu sekitar 70 persen.

Keadaan ini memaksa pembudidaya untuk memanfaatkan sumber pakan lain untuk memenuhi kebutuhan hidup ikan.

Hal ini menjadi perhatian mahasiswa prodi Pendidikan IPA Fakultas MIPA UNY yaitu Dinda Restu Nabila, Siska Yulianti, dan Faridatul Liana.

Mereka meneliti pakan lele yang terbuat dari keong sawah dan enceng gondok.

Baca juga: Live Streaming BeIN SPORTS 2/ RCTI Liga Italia AC MILAN vs ATALANTA

Baca juga: LINK Live Streaming BeIN SPORTS 1 Southampton vs Arsenal Kick Off Pukul 19.15 WIB

Menurut Dinda Restu Nabila, enceng gondok (Eichhornia crassipes) dan keong sawah (Pila ampullacea) memiliki kandungan protein tinggi yang dapat dimanfaatkan sebagai pakan ikan alami.

“Tanaman eceng gondok mengandung bahan organik yang memiliki kandungan protein yang cukup tinggi yaitu 11,2 persen sedangkan kandungan protein keong sawah 15 persen," paparnya.

Halaman
123
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved