Breaking News:

Yayasan Nur Iman Terus Mendesak Pemerintah Agar Trase Jalur Tol Yogyakarta-Cilacap Diubah

Trase Tol Yogyakarta-Cilacap segmen Yogyakarta-Bandara YIA Kulon Progo didesak untuk diubah supaya tidak mengganggu keberadaan masjid Pathok Negoro.

Kementerian PUPR
Ilustrasi jalan tol. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Yayasan Nur Iman Desa Melangi, Kecamatan Gamping, Sleman terus mendesak pemerintah agar trase Tol Yogyakarta-Cilacap segmen Yogyakarta-Bandara YIA Kulon Progo untuk diubah supaya tidak mengganggu keberadaan masjid Pathok Negoro yang berada di desa tersebut.

Kepala Yayasan Nur Iman Muslih mengatakan, pihaknya sudah dua kali menghadiri pertemuan dengan pemerintah untuk membahas trase jalan tol tersebut.

Namun, hingga saat ini pihaknya masih belum mendapat kejelasan dari pemerintah terkait pemindahan trase tersebut.

"Belum ada informasi lagi. Kami masih menunggu kejelasan terkait hal itu," katanya, kepada Tribunjogja.com, Jumat (22/1/2021).

Baca juga: Redesain Tol Yogyakarta - Cilacap, Trase Jalan Tol Digeser Agar Tak Ganggu Masjid Pathok Negoro

Ia menambahkan, solusi sementara yang dihadirkan bersama tim ahli beberapa waktu lalu, pemindahan trase bisa dilakukan dengan menggeser ke sisi utara jalan masuk desa.

Karena yang dipersoalkan warga Desa Mlangi yakni trase jalan tol tersebut membelah pintu masuk desa, sehingga hal itu dirasa tidak etis lantaran di desa tersebut banyak bangunan cagar budaya termasuk masjid Pathok Negoro.

"Yayasan Nur Iman meminta jalur tol tidak memotong jalur utama masuk Dusun Mlangi, karena secara teknis memungkinkan untuk dipindah," imbuhnya.

Hingga saat ini pihaknya masih menanti dokumen perencanaan trase Tol Yogyakarta-Cilacap yang saat ini masih dalam proses revisi dari pemerintah.

Muslih mengatakan, lahan yang terdampak di Desa Mlangi yang membentang di pintu masuk desa sekitar 2 hingga 3 hektar.

Secara terpisah, Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) DIY Krido Suprayitno mengatakan revisi dokumen perencanaan pembuatan jalur Tol Yogyakarta-Cilacap, segmen Yogyakarta-Bandara YIA masih belum dikirim oleh Kementerian PUPR.

Halaman
12
Penulis: Miftahul Huda
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved