PSTKM

Wakil Wali Kota Yogyakarta Ingatkan Masyarakat Patuhi 5M di Masa PSTKM

Wakil Wali Kota Yogyakarta sekaligus Ketua Harian Satgas Covid-19, Heroe Poerwadi mengingatkan masyarakat untuk terus disiplin

Tayang:
Penulis: Fatimah Artayu Fitrazana | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Wakil Wali Kota Yogyakarta sekaligus Ketua Harian Satgas Covid-19, Heroe Poerwadi mengingatkan masyarakat untuk terus disiplin menerapkan 5M di masa PTKM.

Heroe menyebut jika kini sudah tidak cukup 3M atau 4M lagi, melainkan 5M karena risiko penyebaran Covid-19 bisa terjadi di mana saja.

5M yang dimaksud adalah memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

Baca juga: Permintaan Pemakaman Pasien Covid-19 Meningkat, PMI Gunungkidul Akui Kelelahan

Baca juga: Sepi Pembeli Selama PSTKM, Pedagang Pasar Beringharjo Lakukan Penjualan Secara Daring

Menurut Heroe, kasus penularan yang paling banyak saat memang terjadi di lingkungan keluarga dan perkantoran. 

"Jadi PSTKM ini, kalau kita bicara tentang 5M, waktu bulan Juli, Agustus itu kita masih 3M. Ketika Oktober, kita tambah jadi 4M, menghindari kerumunan. Nah yang sekarang ini, PTKM ini, itu kan targetnya sebenarnya kan mengurangi mobilitas, nah makanya kita 5M ini karena kita ingin mengurangi mobilitas," ungkapnya, Jumat (22/1/2021).

Meski demikian, bukan berarti masyarakat dilarang untuk keluar rumah.

Boleh keluar, hanya saja ketika ada urusan mendesak atau saat perlu saja.

Baca juga: Wali Kota Magelang Terpilih M Nur Azis Bakal Janjikan Jaring Aspirasi Masyarakat Hingga Tingkat RT

Baca juga: Es Buah Legend Pak Lantip di Kota Yogyakarta Sejak 1985, Selama PSTKM Tetap Buka Demi Pelanggan

Heroe menjelaskan bahwa PSTKM tujuannya untuk membuat masyarakat bisa mengurangi mobilitas, sehingga risiko penularannya bisa dikurangi.

"Kalau memang tidak ada keperluan yang sangat penting, sebaiknya dilakukan secara daring," katanya.

"Toh sekarang belanja di pasar bisa dilakukan daring, belanja makan bisa dilakukan daring, apa pun kan sekarang bisa dilakukan dengan daring. PTKM ini kan sebenarnya masa untuk mengurangi mobilitas," imbuhnya. (Art)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved