Breaking News:

Kriminalitas

Tak Cukup Hanya Kuras Harta, Maling Ikat dan Siksa Korban di Magelang

Selain menggondol sejumlah barang berharga, para tersangka yang juga merupakan komplotan ini ikut pula menyiksa dan mengikat korbannya.

TRIBUNJOGJA.COM / Yosef Leon
Polisi menunjukkan sejumlah barang bukti berupa tali dan obeng yang digunakan tersangka saat melakukan tindak pidana curas. 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Petugas Satreskrim Polres Magelang meringkus MS (26) warga Suruh Kabupaten Semarang setelah terbukti melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan.

Selain menggondol sejumlah barang berharga, para tersangka yang juga merupakan komplotan ini ikut pula menyiksa dan mengikat korbannya.

Kasatreskrim Polres Magelang, AKP Hadi Handoko menjelaskan, insiden pencurian itu menimpa Listianingsih warga Pakis, Magelang pada 26 November silam.

Korban diketahui pula memiliki usaha gerai seluler di rumah tinggalnya.

Baca juga: Polisi Bekuk Komplotan Pencuri Mobil Spesialis Pecah Kaca di Magelang

Tersangka dalam aksinya saat itu berjumlah empat orang. MS yang berperan sebagai eksekutor diketahui naik ke atap rumah korban dan merusak genting, selanjutnya melalui atas plafon yang berlubang melihat situasi di dalam rumah, namun pelaku tidak jadi masuk melalui plafon dan memutuskan untuk turun karena melihat jendela sebelah barat berterali agak terbuka.

"Sementara tersangka lainnya yakni Andi yang berstatus DPO mencongkel jendela sebelah barat rumah korban dengan obeng. Kedua pelaku lalu memasuki rumah melalui jendela yang sudah dicongkel selanjutnya pelaku mengambil sejumlah uang yang berada di sebuah kaleng di etalase toko di dalam rumah korban," jelas Kasatreskrim.

Tak cukup sampai disitu, kedua tersangka juga sempat melakukan penganiayaan terhadap korban yang sedang tidur.

Tersangka MS menduduki tubuh korban, menutupi wajah korban menggunakan handuk dan memukuli wajahnya.

Sedangkan tersangka Andi mengikat kaki korban menggunakan tali yang sebelumnya sudah dipersiapkan oleh pelaku lalu memukuli tubuh korban bagian bawah.

"Mereka berhasil merampas sebuah kalung emas seberat 10 gram dari leher korban dan satu buah gelang kaki 5 gram. Mereka juga mengambil sebuah tas kulit warna coklat dan 2 buah kotak warna merah. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp54 juta," kata Hadi.

Halaman
12
Penulis: Yosef Leon Pinsker
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved