Berita Kesehatan
Jika Anda Sudah Mengalami Hal Ini, Maka Anda Positif Pradiabetes
Pradiebetes adalah diabetes ambang terjadi ketika gula darah berada di kisaran 100 hingga 125 miligram per desiliter (mg/dL).
Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA.COM - Pradiebetes adalah diabetes ambang terjadi ketika gula darah berada di kisaran 100 hingga 125 miligram per desiliter (mg/dL).
Sementara kadar gula darah normal berada di antara 70 dan 99 mg / dL, sedangkan penderita diabetes akan memiliki gula darah puasa lebih tinggi dari 126 mg / dL.
Tingkat pradiabetes berarti bahwa glukosa darah lebih tinggi dari biasanya tetapi tidak terlalu tinggi untuk dianggap sebagai diabetes.
Namun, orang dengan pradiabetes berisiko terkena diabetes tipe 2, meskipun mereka biasanya tidak mengalami gejala diabetes lengkap.
Faktor risiko pradiabetes dan diabetes tipe 2 serupa. Mereka termasuk:
- Kelebihan berat badan
- Riwayat keluarga diabetes
- Memiliki kadar kolesterol high-density lipoprotein (HDL) lebih rendah dari 40 mg / dL atau 50 mg / dL
- Riwayat tekanan darah tinggi
- Menderita diabetes gestasional atau melahirkan anak dengan berat lahir lebih dari 9 pon
- Riwayat sindrom ovarium polikistik (PCOS)
- Keturunan Afrika-Amerika, Amerika Asli, Amerika Latin, atau Kepulauan Asia-Pasifik
Berusia lebih dari 45 tahun - Kurang gerak
Jika seorang dokter mengidentifikasi bahwa seseorang menderita pradiabetes, mereka akan merekomendasikan bahwa orang tersebut membuat perubahan sehat yang idealnya dapat menghentikan perkembangan menjadi diabetes tipe 2.
Menurunkan berat badan dan melakukan diet yang lebih sehat seringkali dapat membantu mencegah penyakit.
3 Gejala Umum Diabetes
Setidaknya ada 3 gejala paling umum yang muncul pada penderita diabetes. Gejala itu meliputi polidipsia, Poliuria, dan Polifagia, atau disingkat 3P. Ini bisa menjadi formulasi dalam mengenali gejala diabetes atau kencing manis sejak dini.
Dengan mengenali ketiga faktor tersebut, maka perawatan diabetes dapat lebih optimal. Anda juga dapat melakukan pencegahan sejak dini sebelum penyakit ini benar-benar menyerang dan merusak tubuh Anda.
Baca juga: Ciri Luka Basah Diabetes dan Cara Perawatannya Sesuai Anjuran Medis
1. Polidipsia: peningkatan rasa haus
Polydipsia adalah kata yang digunakan untuk menggambarkan rasa haus yang berlebihan. Jika Anda mengalami polidipsia, Anda mungkin merasa haus sepanjang waktu atau mulut kering terus-menerus.
Pada penderita diabetes, polidipsia disebabkan oleh peningkatan kadar glukosa darah.
Ketika kadar glukosa darah tinggi, ginjal Anda menghasilkan lebih banyak urin untuk menghilangkan glukosa ekstra dari tubuh Anda.
Sementara itu, karena tubuh Anda kehilangan cairan, otak Anda memberi tahu Anda untuk minum lebih banyak untuk menggantikannya. Hal ini menyebabkan perasaan sangat haus yang berhubungan dengan diabetes.
Baca juga: Waspadai, Kulit Kering dan Terasa Gatal Bisa Jadi Gejala Diabetes pada Wanita
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/cara-manurunka-gula-darah-alami-bagi-penderita-diabetes.jpg)