Breaking News:

Harga Cabai Masih Tinggi, Disperindag DIY Sarankan Inovasi Pengolahan Makanan

Terjadinya inflasi pada harga cabai dipengaruhi dari faktor gagal panennya petani cabai akibat cuaca yang buruk.

Tribun Bali
Ilustrasi Cabai Rawit 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyarankan adanya inovasi makanan pada komoditi cabai sebagai alternatif produk ketika harga bahan baku mengalami kenaikan.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag DIY, Yanto Aprianto, menuturkan terjadinya inflasi pada harga cabai dipengaruhi dari faktor gagal panennya petani cabai akibat cuaca yang buruk.

"Iya, karena pasokannya mengalami penurunan akibat gagal panen. Kenaikan harga sudah sering terjadi bukan kali ini saja. Makanya, kami sangat mendorong agar masyarakat atau UMKM bisa menciptakan produk alternatif pengganti cabai segar. Sehingga, ketika harga naik konsumen masih bisa beralih ke produk sejenis ," jelasnya kepada Tribunjogja.com, pada Senin (18/01/2021).

Ia menambahkan, dengan melakukan inovasi pengolahan cabai menjadikan harga lebih murah dan tahan lama.

Namun, hanya sebagian masyarakat yang sadar dan mencoba beralih konsumsi dari cabai segar ke produk olahan seperti cabai kering.

"Sedikit sekali persentase untuk masyarakat  yang mengonsumsi olahan cabai. Kebanyakan masih mengandalkan cabai segar untuk kebutuhan masakan," ujarnya.

Sedikitnya minat masyarakat pada produk olahan cabai. Ditengarai, adanya pesimitis bahwa cabai olahan rasanya tidak seenak dan sepedas cabai segar.

Padahal jika diolah dengan benar,  rasa cabai olahan tidak jauh berbeda dengan yang segar.

"Meyakinkan dan mengajak masyarakat agar tidak bergantung dengan cabai segar menjadi kendala kami. Sehingga, memang perlu waktu agar masyarakat tidak ragu untuk mengganti cabai segar ke olahan," pungkasnya. (*)

Penulis: Nanda Sagita Ginting
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved