Breaking News:

Kabupaten Magelang

Gelar Konsultasi Publik, Ini Fokus Pembangunan Kabupaten Magelang 2022

Bupati Magelang, Zaenal Arifin, meminta, perencanaan tahun 2022 disiapkan dengan matang agar hasilnya sesuai target yang ditetapkan

Dok Prokopim Pemkab Magelang
Bupati Magelang, Zaenal Arifin, memberikan arahan kepada jajaran Kepala OPD pada konsultasi publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Magelang Tahun 2022 melalui teleconference, Kamis (14/1/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Bupati Magelang, Zaenal Arifin, meminta, perencanaan tahun 2022 disiapkan dengan matang agar hasilnya sesuai targetnya ditetapkan.

Pemkab Magelang sendiri akan fokus dalam peningkatan kualitas infrastruktur termasuk infrastruktur kesehatan untuk penanganan pandemi, serta pengembangan ekonomi lokal.

"Pemerintah Kabupaten Magelang mempunyai komitmen yang besar untuk peningkatan kesejahteraan melalui peningkatan kualitas infrastruktur, termasuk di dalamnya infrastruktur kesehatan dalam rangka pencegahan dan penanganan Pandemi Covid-19 dan pengembangan ekonomi lokal," ujar Bupati Magelang, Zaenal Arifin, pada konsultasi publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Magelang Tahun 2022 melalui teleconference, Kamis (14/1/2021).

Zaenal mengatakan, pencegahan dan penanganan Pandemi Covid-19 dan efek yang ditimbulkan akan tetap menjadi perhatian, baik dari sisi  kesehatan, jaring pengaman sosial, maupun upaya pemulihan ekonomi.

Baca juga: Dimulai Februari, Ini Persiapan Pemkab Magelang Jelang Vaksinasi Covid-19

Baca juga: 2.762 Tenaga Kesehatan di Kabupaten Magelang Prioritas Vaksin Covid-19, Direncanakan Februari

Sementara itu, infrastruktur publik dapat menjadi pendorong bagi pertumbuhan ekonomi baik melalui peningkatan aktivitas perekonomian masyarakat terutama UMKM untuk menarik investasi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Konsultasi publik ini bertujuan untuk mendapatkan saran, masukan dan menampung harapan dari seluruh stakeholders dalam rangka penyempurnaan Rancangan awal RKPD, oleh karena itu sumbangsih dari seluruh stakeholders sangatlah dibutuhkan," ujarnya.

Untuk itu, Zaenal meminta Kepala OPD untuk lebih cermat dalam menyusun perencanaan termasuk tahapan pelaksanaan kegiatan, terutama untuk pembangunan yang memerlukan pendanaan besar dan melibatkan banyak pihak.

"Apabila terdapat kendala dalam pelaksanaan program dan kegiatan agar segera dilaporkan kepada kami untuk segera mendapatkan solusi, sehingga target-target yang sudah ditetapkan dapat kita capai, seperti pertumbuhan ekonomi, inflasi, angka kemiskinan, Tingkat Pengangguran Terbuka  (TPT) dan Indek Pembangunan Manusia (IPM)," pungkasnya.(Tribunjogja/Rendika Ferri Kurniawan)

Penulis: Rendika Ferri K
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved