Penyakit Diabetes
Jangan Pasrah, Lakukan 7 Tips Ini Agar Penderita Diabetes Panjang Umur
Laporan yang disajikan Diabetes UK pada 2010, bahkan disampaikan bahwa Diabetes Tipe 2 dapat menurunkan harapan hidup hingga 10 tahun.
Pernapasan dalam, meditasi, dan latihan relaksasi otot progresif semuanya mudah dipelajari dan dapat dilakukan dalam 10 menit atau kurang. Jika perlu, bicarakan dengan dokter Anda tentang jenis latihan pengurangan stres mana yang paling efektif untuk Anda.
5. Berhenti merokok
Semua orang tahu bahwa merokok berbahaya bagi kesehatan, tetapi bagi penderita diabetes tipe 2, efek bahayanya bisa lebih parah.
Asap rokok dapat merusak jantung dan pembuluh darah secara signifikan. Itu juga dapat meningkatkan risiko Anda untuk sejumlah masalah serius, seperti penyakit ginjal, masalah penglihatan, dan kerusakan saraf. Terlepas dari berapa lama Anda menjadi perokok, berhenti sekarang juga selalu menjadi pilihan terbaik.
Buatlah komitmen untuk diri sendiri dan orang yang Anda cintai, dan bicarakan dengan dokter tentang metode berhenti merokok yang paling efektif bagi Anda.
Baca juga: 7 Cara agar Terhindar dari Penyakit Diabetes Tipe 2
6. Temui dokter secara teratur
Bahkan jika Anda merasa tidak memerlukan pemeriksaan, menjadwalkan janji bertemu dengan dokter secara rutin setiap enam bulan atau lebih adalah cara terbaik untuk membantu mengelola Diabetes dan meningkatkan umur panjang Anda.
Dokter dapat memeriksa tekanan darah, gula darah, dan kadar kolesterol Anda, sehingga Anda tetap mengetahui hal-hal ini.
Pemeriksaan ini juga merupakan kesempatan yang ideal untuk mendiskusikan pertanyaan atau kekhawatiran tentang Diabetes Tipe 2 Anda yang mungkin muncul sejak terakhir kali Anda dan dokter berbicara. Ketika menemui dokter, jangan takut untuk mendiskusikan masalah yang mungkin membuat Anda malu untuk membicarakannya dengan teman atau keluarga.
Bersikap terbuka tentang masalah kesehatan yang mungkin Anda alami adalah cara terbaik untuk membantu dokter menilai dan mengobatinya.
7. Mencegah terjadinya infeksi
Melansir Medical News Today, penderita Diabetes berisiko lebih tinggi terkena infeksi, seperti influenza, pneumonia, dan infeksi saluran kemih.
Padahal, infeksi yang relatif kecil pada orang dengan diabetes bisa saja mengancam jiwa jika tidak ditangani dengan tepat.
Selain itu, luka kulit membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh, dan jika sudah menjadi ulserasi, amputasi mungkin diperlukan.
Hal ini dapat menurunkan harapan hidup seseorang dengan Diabetes, menurut penelitian Diabetes UK. Maka dari itu, bagi penderita Diabetes, untuk mencegah komplikasi ini, baik untuk melakukan beberapa hal ini:
-Praktikkan kebersihan yang baik, termasuk mencuci tangan
-Dapatkan vaksinasi rutin untuk melindungi dari flu dan penyakit lainnya
-Periksa kaki dan bagian tubuh lainnya secara teratur untuk menemukan luka yang mungkin perlu diperhatikan
-Mencari bantuan medis sejak dini untuk infeksi, termasuk infeksi dada. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ilustrasi-pasien-diabetes.jpg)