Breaking News:

Tes Antigen

Penting, Dishub DIY Bakal Terapkan Tes Antigen Acak di Terminal Jombor, Demi Tekan Penyebaran Covid

Penting, Dishub DIY Bakal Terapkan Tes Antigen Acak Di Terminal Jombor, Demi Tekan Penyebaran Covid

KOMPAS.com/A. Faisol
Ilustrasi : Seorang warga menjalani rapid tes antigen di kantor Desa Gunggungan Lor. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Usaha untuk menekan laju penambahan kasus positif Covid 19 terus dilakukan semua pihak.

Terkini, Dinas Perhubungan (Dishub) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan melaksakan rapid test antigen secara acak.

Langkah ini dilakukan untuk menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Nomor 1 Tahun 2021 tentang perjalanan orang dalam negeri selama COVID-19.

Plt Dishub DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti menegaskan, rapid test antigen secara random bagi penumpang moda transportasi bus akan dilaksanakan di Terminal Jombor.

Ilustrasi vaksin covid 19
Ilustrasi vaksin covid 19 (IST)

Pihaknya baru saja membahas hal itu dengan Kemenhub dan bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY serta Dinkes Kabupaten Sleman.

"Untuk pelaksanaan random rapid tes antigen berkaitan dengan kebijakan kementerian, Kemenhub menetapkan diadakan di terminal Jombor," katanya, saat dihubungi Tribun Jogja, Rabu (13/1/2021)

Seharusnya rapid tes antigen secara acak di terminal tersebut sudah dimulai sejak tanggal 11 Januari 2021 kemarin.

Namun hal itu tertunda lantaran Dishub DIY baru membahas terkait tempat pelaksanaan rapid tes antigen secara acak tersebut.

Baca juga: Persiapan Jelang Vaksinasi Covid-19, Wakil Wali Kota Yogyakarta Pilih Banyak Konsumsi Makanan

Baca juga: Pemkab Magelang Batasi Jam Operasional Restoran, Rumah Makan dan Kafe Hanya Sampai Pukul 19.00 WIB

Baca juga: Meski Punya Surat Rujukan, Pasien yang Berobat ke DIY Diimbau Tetap Bawa Surat Tes Rapid 

"Untuk pelaksanaan berkoordinasi dengan Dinkes, karena berkaitan dengan kebutuhan test dan tenaga medis," tegasnya.

Made belum menjelaskan alasan memilih terminal Jombor sebagai tempat pelaksanaan rapid tes antigen tersebut.

Pihaknya juga belum mengungkapkan kapan rapid tes tersebut akan dimulai.

Sebagaimana diberitakan Tribun Jogja sebelumnya, SE tersebut untuk mengendalikan mobilitas moda transportasi seiring diberlakukannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali.

Dalam SE tersebut salah satu poin mengatakan khusus Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) terutama masyarakat Yogyakarta yang ingin ke Bali wajib menyertakan hasil rapid tes antigen.

Begitu juga terkait kedatangan penumpang dari luar daerah, nantinya juga dites secara acak di terminal yang ditunjuk.

Penulis: Miftahul Huda
Editor: Yudha Kristiawan
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved