PSS Sleman
Samsul Arifin Pilih Dampingi Latihan SSB, Ega Rizky Mulai Intip Peluang Usaha
Pandemi COVID-19 menimbulkan efek domino bagi pemain, pelatih, dan staf klub yang menggantungkan hidupnya melalui sepak bola.
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM - Belum adanya kepastian perihal kompetisi sepak bola Tanah Air tentu saja menimbulkan kegusaran di benak para pesepak bola.
Bagaimana tidak? sejak Maret 2020 hingga memasuki pekan kedua di 2021 ini menjadi periode yang buruk bagi pelaku sepak bola Tanah Air, lantaran kompetisi tak kunjung pasti.
Pandemi virus corona membuat kompetisi tidak bisa dijalankan sebagaimana mestinya.
Akibatnya, finansial klub mengalami turbulensi.
Disetopnya kompetisi membuat klub kehilangan banyak pemasukan, bukan hanya dari hasil penjualan tiket pertandingan, melainkan juga dana operasional dari sponsor hingga subsidi dari operator kompetisi.
Baca juga: PSS Sleman Kembangkan Sportainment Center, Ada Cafe, Merchandise Store, Gym hingga Museum
Tentunya kondisi tersebut menimbulkan efek domino bagi pemain, pelatih, dan staf klub yang menggantungkan hidupnya melalui sepak bola.
Di tengah penantian kepastian terkait kompetisi, bek PSS Sleman, Samsul Arifin memiliki kegiatan yang tak jauh dari si kulit bundar.
Bek asal Pasuruan Jawa Timur ini memilih berbagi ilmu sepak bola dengan anak-anak usia dini di SSB El-Suryanaga, Pasuruan.
"Selain latihan mandiri dan jaga kondisi, saya banyak menyibukan diri berlatih di pusat kebugaran satu hingga dua jam setiap harinya. Selain itu saya membantu mendampingi latihan anak-anak usia dini di SSB El-Suryanaga Pasuruan," ujar eks Persela Lamongan ini.
Ditegaskannya, meski kompetisi terhenti bukan berarti ia hanya berdiam diri.
Baca juga: PSS Sleman Berkomitmen Orbitkan Pemain Muda
Sebagai pesepak bola profesional, Samsul Arifin tetap menjaga kondisi fisiknya, sehingga apabila kompetisi digulirkan, ia sudah siap 100 persen.
"Saat ini saya harus tetap konsisten dan disiplin dalam penjagaan kondisi. Di tahun 2021 ini saya juga ingin lebih baik dari tahun sebelumnya dengan berprestasi di tim yang sudah percaya dan mengontrak saya," ujarnya.
Sama halnya dengan Samsul Arifin, penjaga gawang andalan PSS Sleman, Ega Rizky, tetap berlatih secara mandiri sembari menanti kepastian kompetisi.
Waktunya yang lebih banyak di rumah juga ia manfaatkan untuk berkumpul bersama keluarga.
"Kegiatan saya saat ini masih tetap menjalankan latihan serta jaga kondisi, baik secara individu atau tim. Di luar itu, ya saya tugas utamanya tetap sebagai seorang ayah dan bantu momong anak di rumah," ujar mantan penjaga gawang PSCS Cilacap ini.
Baca juga: Goresan Mural Spirit of Super Elja Percantik Omah PSS Sleman
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/samsul-arifin-pilih-dampingi-latihan-ssb-ega-rizky-mulai-intip-peluang-usaha.jpg)