PSS Sleman Berkomitmen Orbitkan Pemain Muda

PSS Sleman benar-benar serius untuk mengembangkan para pemain mudanya melalui akademi yang nantinya bisa menjadi lumbung pemain

Tayang:
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Kurniatul Hidayah
Dokumentasi PSS Sleman
Dirut PT PSS, Marco Gracia Paulo 

TRIBUNJOGJA.COM - PSS Sleman benar-benar serius untuk mengembangkan para pemain mudanya melalui akademi yang nantinya bisa menjadi lumbung pemain bagi skuad senior maupun ke level tim nasional.

Sekadar informasi, saat ini sudah ada lima pemain jebolan akademi PSS yang dipromosikan ke tim senior.

Mereka di antaranya Saddam Emiruddin Gaffar (striker), Muhammad Burhan Ikmaludin (sayap), Ivan Nanda Pratama (bek tengah), Wahyu Boli (gelandang), serta Bagas Umar Pamungkas (gelandang sayap). Nama pertama bahkan menjadi langganan timnas U-19, dan saat ini tengah menimba ilmu di Negeri Matador, Spanyol.

Direktur Utama PT PSS, Marco Gracia Paulo bahkan berujar, apabila kompetisi Liga 1 2020/2021 benar digulirkan Februari 2021 mendatang, tim berjuluk Super Elang Jawa tersebut berencana mengorbitkan sejumlah pemain muda untuk tampil di kompetisi kasta tertinggi Tanah Air tersebut. Hal tersebut sebagai wujud komitmen PSS dalam pengembangan pemain muda.

Baca juga: Bacaan Doa Awal Tahun Agar Diberi Keberkahan dan Dijauhkan dari Hal Buruk

Baca juga: Petugas Kebersihan di Kota Yogyakarta Sebut Volume Sampah Perayaan Tahun Baru Kali Ini Tidak Banyak

Keinginan itu turut didorong oleh regulasi pemain U-20 yang ditetapkan oleh PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB).

"Youth-nya kan tetap jalan nih, kenapa kami tidak memberikan kesempatan untuk mereka namun dengan mematok target yang sama. Secara organisasi, kita harus berpikir opportunity apa yang bisa kita ambil di tengah situasi sulit ini," ujar Direktur Utama PT PSS, Marco Gracia Paulo.

Ditegaskan Marco, hal tersebut sejalan dengan visi jajaran manajemen klub PSS Sleman, yang ingin membangun sebuah klub. Bukan sekadar tim.

"Youth program di kalender kerja kami menjadi nomor satu, kenapa? karena kita mau bangun klub yang seutuhnya, bukan bangun tim. Kalau bangun klub, darahnya itu kan pemain usia muda karena mereka yang akan melanjutkan," ujar Marco.

Sebab itu, dikatakan Marco, selain pencapaian sukses di kompetisi Liga 1, ada pencapaian lain yang ingin dicapai manajemen PSS. 

Baca juga: Tutup Tahun 2020, KONI DIY Selenggarakan Trofeo

Baca juga: Daftar Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2021, Ada Perubahan untuk Libur Lebaran dan Cuti Natal

"Selain pencapaian di Liga 1, tapi harus diiringi juga dengan target pencapaian di akademi. Bukan berarti di level akademi dituntut wajib juara, itu tidak. Tapi targetnya ialah berapa anak yang sebenarnya sudah layak dipromosikan, berapa anak yang masuk timnas, berapa anak yang masuk program Garuda Select," ujar eks CEO Badak Lampung ini.

"Tapi lebih dari itu, PR besarnya ialah kita mau bangun generasi yang memang murni generasi Super Elja, lahir dari filosofi elang jawa yang diimplementasikan ke cara mereka bermain," lanjutnya.

"Ini kita mulai hidupkan disenior, tapi yang lebih penting kan di junior, bagaimana dalam rentang waktu 4-5 tahun kita punya generasi Super Elja ini," pungkasnya. (Han)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved