Diabetes
CATAT Ayah dan Bunda, Ini Penyebab serta Gejala Diabetes Tipe 2 pada Anak-anak
Berikut ini adalah gejala dan penyebab dari penyakit diabetes tipe 2 pada anak-anak yang wajib diketahui orang tua. Baca selengkapnya!
Penulis: Fatimah Artayu Fitrazana | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM - Diabetes tipe 2 tidak hanya dapat diderita oleh orang dewasa, tapi juga anak-anak. Pada periode 2011 dan 2012, ada sekitar 23 persen dari diagnosis diabetes baru pada anak-anak adalah diabetes tipe 2.
Diabetes tipe 2 adalah kondisi kronis yang memengaruhi cara tubuh memetabolisme gula, yang juga dikenal sebagai glukosa.
Pada 2001, diabetes tipe 2 menyumbang kurang dari 3 persen dari semua kasus diabetes yang baru didiagnosis pada remaja. Studi dari tahun 2005 dan 2007 menunjukkan bahwa tipe 2 sekarang mencakup 45 persen dari kasus diabetes tersebut.
Kenali penyebab dan gelaja diabetes tipe 2 pada anak-anak, dilansir Tribun Jogja dari laman Healthline:
Baca juga: UPDATE Covid-19 7 Januari 2021 : Rekor Penambahan 9.321 Kasus Baru, Total Kumulatif Capai 797.723
Baca juga: Ramalan Zodiak Besok Jumat 8 Januari 2021, Prediksi Peruntungan Lengkap 12 Horoskop Esok Hari
Penyebab
Kelebihan berat badan terkait erat dengan perkembangan diabetes tipe 2. Anak-anak yang kelebihan berat badan memiliki kemungkinan peningkatan resistensi insulin.
Saat tubuh berjuang untuk mengatur insulin, gula darah tinggi menyebabkan sejumlah masalah kesehatan yang berpotensi serius.
Obesitas pada anak-anak dan remaja Amerika telah meningkat lebih dari tiga kali lipat sejak tahun 1970-an, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC).
Genetika juga bisa berperan. Misalnya, risiko diabetes tipe 2 meningkat jika salah satu orang tua atau kedua orang tua memiliki kondisi tersebut.
Baca juga: Siap-siap Teror Malam Jumat! Ini Sinopsis Film INSIDIOUS: Chapter 2 Tayang Malam Ini di Trans TV
Baca juga: Kumpulan Doa Agar Memiliki Anak yang Pintar, Soleh dan Solehah
Gejala diabetes tipe 2 pada anak-anak
Gejala diabetes tipe 2 tidak selalu mudah dikenali. Dalam kebanyakan kasus, penyakit berkembang secara bertahap, membuat gejalanya sulit dideteksi.
Banyak orang tidak merasakan gejala apa pun. Dalam kasus lain, anak-anak mungkin tidak menunjukkan gejala apapun.
1. Kelelahan yang berlebihan
Jika anak Anda tampak sangat lelah atau mengantuk, perubahan gula darah dapat memengaruhi tingkat energinya.
2. Sering buang air kecil
Kadar gula yang berlebihan dalam aliran darah dapat menyebabkan gula berlebih masuk ke urin yang diikuti oleh air. Ini mungkin membuat anak Anda berlari ke kamar mandi cukup sering.
Baca juga: Epidemiolog UGM : PSBB Jawa Bali Harus Diikuti Disiplin Masyarakat Jalankan 3M
Baca juga: Awan Panas Guguran ke Arah Barat, Pemkab Sleman Tunggu Arahan BPPTKG
3. Haus yang berlebihan
Anak-anak yang memiliki rasa haus yang berlebihan mungkin saja memiliki kadar gula darah yang tinggi.
4. Meningkatnya rasa lapar
Anak-anak dengan diabetes tidak memiliki cukup insulin untuk menyediakan bahan bakar bagi sel-sel tubuhnya. Makanan menjadi sumber energi terbaik berikutnya, sehingga anak mungkin lebih sering mengalami rasa lapar.
Kondisi ini dikenal sebagai polifagia atau hiperfagia.
5. Luka lambat sembuh
Luka atau infeksi yang resisten terhadap penyembuhan atau lambat sembuh mungkin merupakan tanda diabetes tipe 2. Pelajari lebih lanjut tentang diabetes tipe 2 dan kesehatan kulit.
6. Kulit menjadi gelap
Resistensi insulin dapat menyebabkan kulit menjadi gelap, paling sering di ketiak dan leher. Jika anak Anda menderita diabetes tipe 2, Anda mungkin memperhatikan area kulit yang gelap. Kondisi ini disebut acanthosis nigricans.
( Tribun Jogja | Fatimah Artayu Fitrazana)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/gejala-dan-penyebab-diabetes-tipe-2-pada-anak-anak.jpg)