Kabupaten Sleman
Tips Pengembangan UMKM : Keuangan Bisnis dan Keluarga Harus Dipisahkan
Ketua Umum DPC HIPPI Sleman Atik Sri Purwantiningsih mengatakan bahwa suksesnya UMKM salah satunya bisa dari pencatatan keuangan.
Penulis: Santo Ari | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Event UMKM Sleman Bangkit telah berakhir pada 3 Januari 2021.
Selain sebagai wadah transaksi dan pemasaran produk UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah), kegiatan tersebut juga sebagai sarana para pelaku UMKM mendapatkan pembelajaran yang penting untuk menambah produktivitasnya melalui berbagai macam diskusi.
Salah satunya tentang pemahaman tentang pencatatan keuangan.
Ketua Umum DPC (Dewan Pimpinan Cabang) HIPPI (Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia) Sleman Atik Sri Purwantiningsih mengatakan bahwa suksesnya UMKM salah satunya bisa dimulai dari pencatatan keuangan.
Pencatatan keuangan penting bagi pelaku UMKM khususnya bagi usaha mikro.
Langkah sederhananya namun penting adalah dengan mencatat pemasukan dan pengeluaran usahanya.
"Pencatatan keuangan ini untuk mengetahui perkembangan usahanya. Pencatatan keuangan ini sebagai alat untuk mengukur usahanya sehingga tahu laba atau rugi. Kalau rugi apa masalahnya, dan kalau laba apakah itu meningkat atau menurun," ungkap.
Baca juga: Pantau Kondisi Siswa, Guru Diminta Kunjungi Barak Pengungsian Gunung Merapi
Baca juga: Liburan Berakhir, Rencana Penerapan Minggu Tenang Covid-19 di Sleman Diputusan Esok Hari
Ia menekankan bahwa para pelaku UMKM harus tetap mencatat apapun dalam pengeluaran usahanya.
Terkait dengan keuangan keluarga, pelaku UMKM bisa menggaji dirinya sendiri atau mengambil dari laba. Berapa gajinya sesuai dengan kemampuan.
"Jadi intinya keuangan usaha itu harus dipisahkan dengan keuangan keluarga meski itu sulit, tetapi harus mulai sejak usaha mikro. Karena kalau usaha sudah mulai naik menjadi kecil, bisa mengambil tenaga akuntansi," paparnya.
Selain pencatatan keuangan, hal yang penting lainnya adalah penerapan digital marketing untuk UMKM.
Bryan Erfanda selaku praktisi bisnis online mengatakan, yang terpenting untuk digital marketing bagi UMKM adalah membuat website dan IG (Instagran) yang bagus khusus untuk produk.
Menurutnya pelaku UMKM harus kreatif dan optimis serta melakukan berbagai inovasi.
Adapun pameran UMKM Sleman Bangkit telah diselanggarakan sejak 25 Desember 2020 sampai 03 Januari 2021.
Selain pameran produk, dalam event tersebut menampilkan berbagai kegiatan, misalnya diskusi dan hiburan lainnya, seperti fashion show yang diikuti para pelaku UMKM.(Tribunjogja/Santo Ari)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/fasilitasi-pelaku-usaha-hippi-dan-diskop-ukm-sleman-gelar-pameran-umkm-di-sch.jpg)