Breaking News:

Kota Yogyakarta

Pengunjung Malioboro Saat Malam Tahun Baru Turun, Ini Penyebabnya

Sebanyak 2.015 wisatawan mengunjungi Malioboro saat malam pergantian tahun Kamis 31 Januari 2020 lalu.

TRIBUNJOGJA.COM / Miftahul Huda
Suasana Malioboro mulai sepi pengunjung saat memasuki pukul 22.48, Kamis (31/12/2020) 

TRIBUNJOGJA.COM - Sebanyak 2.015 wisatawan mengunjungi Malioboro saat malam pergantian tahun Kamis 31 Desember 2020 lalu.

Jumlah itu menurun dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala UPT Malioboro Ekwanto mengatakan, pada malam tahun baru 2019 tercatat terdapat sekitar 4.000 wisatawan yang mengunjungi Malioboro.

Penurunan jumlah kunjungan ke Malioboro ini disebabkan masih masa pandemi juga kondisi cuaca yang hujan.

"Pengunjung yang datang tidak signifikan juga dipengaruhi cuaca yang hujan. Sekarang juga tidak ada pesta kembang api," jelasnya kepada Tribun Jogja Minggu (3/1/2021).

Baca juga: Penjagaan Kawasan Malioboro Ketat, Malam Tahun Baru Aman dari Kerumunan

Baca juga: Kerumunan Massa di Malioboro dan Titik Nol Kilometer saat Malam Tahun Baru, Ini Jawaban Satpol PP

Lebih jauh, aturan wajib rapid test antibodi bagi wisatawan dari luar daerah juga membuat sebagian wisatawan mengurungkan niatnya untuk berwisata.

"Isu rapid test antigen juga berpengaruh. Kemungkinan karena kesadaran diri masyarakat juga. Mereka tidak merayakan tahun baru," tambahnya.

Ekwanto belum bisa merinci jumlah wisatawan yang mengunjungi Malioboro selama libur Nataru. Sebab, pihaknya masih melakukan penghitungan.

"Kami baru menghitung yang malam tahun baru. Yang lainnya nunggu staf saya besok ya," terangnya. (Tribunjogja/Yuwantoro Winduajie)

Penulis: Yuwantoro Winduajie
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved