PSS Sleman Akan Berdayakan Potensi Pemain Muda Jebolan Development Center

Meski kompetisi hingga kini masih belum pasti, manajer PSS Sleman, Danilo Fernando tetap fokus ke program jangka panjang dengan mempersiapkan

(Dok PSSI)
Penyerang muda PSS Sleman, Saddam Emiruddin Gaffar (tengah) saat memperkuat timnas U-19 Indonesia (Dok PSSI) 

TRIBUNJOGJA.COM - Meski kompetisi hingga kini masih belum pasti, manajer PSS Sleman, Danilo Fernando tetap fokus ke program jangka panjang dengan mempersiapkan regenerasi untuk skuad Super Elang Jawa.

Pria asal Brazil ini memiliki rencana ke depan untuk menyusun kerangka tim terbaik sekaligus menyegarkan skuat PSS Sleman untuk kompetisi mendatang.

Dijelaskan Danilo, andai saja kompetisi Liga 1 2020 tidak terhenti, maka ada lima pemain jebolan akademi PSS Sleman yang dipromosikan ke tim senior.

Selain Saddam Emiruddin Gaffar (striker) dan Muhammad Burhan Ikmaludin (sayap) yang sudah lebih dulu dipromosikan, ada pula Ivan Nanda Pratama (bek tengah), Wahyu Boli (gelandang), serta Bagas Umar Pamungkas (gelandang sayap).

Baca juga: BPBD DIY Mulai Khawatirkan Kondisi Psikis 240 Orang Kelompok Rentan Pengungsi Gunung Merapi 

Baca juga: Persiapan Pendaftaran CPNS 2021, Berikut Prosedur dan Syarat Membuat SKCK

"Proyek ke depan kita coba memaksimalkan bibit yang ada di Development Center PSS, yang ada di U-16, U-18, dan U-20. Seperti diketahui di akhir 2020, kami sempat seleksi 5 pemain karena memang dari regulasi PT LIB minimal harus ada 2 pemain U-20 yang di bench," ujar manajer PSS Sleman, Danilo Fernando.

"Dari 5 pemain (seleksi), kami sudah promosikan 3 lagi, Ivan, Bagas, dan Boly menyusul Saddam dan Burhan yang sudah lebih dulu gabung ke senior. Anak-anak ini punya potensi dan kualitas yang perlu ditingkatkan," tambah pria asal Brasil ini.

Seiring terhentinya kompetisi di musim 2020 ini, Danilo menegaskan regenerasi di skuat Super Elang Jawa tak lantas mandek.

Sebab ia berkomitmen pada kompetisi yang akan datang, akan mengakomodasi bibit pesepak bola muda potensial dari Development Center untuk berkembang di tim senior.

"Tidak menutup kemungkinan dalam kompetisi yang akan bergulir mendatang bisa saja ada bibit baru yang akan muncul, kami akan akomodasi ke tim senior," tambah Danilo.

Optimistis Pemain Muda PSS Punya Potensi untuk Berkembang

Dari lima pemain muda jebolan akademi PSS yang dipromosikan ke tim senior, nama Saddam Emiruddin Gaffar tentu saja menjadi nama yang paling terdepan.

Sebab, Saddam saat ini menjadi satu di antara putra terbaik Indonesia yang tengah menjalani pemusatan latihan bersama timnas U-19 Indonesia di Spanyol.

Tentu saja, itu menjadi capaian yang luar biasa bagi jebolan akademi PSS Sleman.

Baca juga: Terdampak Isu Lockdown Malioboro dan PSBB, Okupansi Hotel di Yogyakarta Tersisa 8 Persen

Baca juga: DPRD DIY Sesalkan Kebijakan Pemkot Yogyakarta yang Tak Menutup Pusat Keramaian, Ini Konsekuensinya

"Saddam salah satu bibit dari akademi yang dari 2019 sudah kami angkat ke tim senior. Memang anak ini punya potensi tapi masih dalam proses, masih banyak yang perlu diperbaiki," ujar Danilo.

"Belum lama Saddam kami promosikan ke tim senior, dia sudah dipanggil timnas. Akhirnya sepanjang musim kemarin (2019) maupun musim 2020 lalu, Saddam lebih banyak di timnas dibandingkan di PSS sendiri," lanjutnya.

"Tapi bagi kami tidak ada masalah, dan kami senang Saddam jadi salah satu pilihan di posisi striker. Sebab kita sendiri tahu Indonesia kurang diposisi itu, di posisi striker murni. Ya mudah-mudahan Saddam banyak belajar, meningkatkan performa dan mental, sehingga saat kembali ke PSS sudah dalam kondisi yang lebih prima dan lebih siap. Dan kita akan kita coba mainkan saat liga bergulir," pungkasnya. (Han)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved