Tanggapan Pemkot Yogyakarta Soal Lockdown Saat Malam Tahun Baru, Masih Utamakan Prokes

"Jadi, sampai saat ini, kita mengambil keputusan tetap dibuka. Termasuk sampai malam tahun baru. Tapi, karena ini sebuah usulan,

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Azka Ramadhan
Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi saat meninjau pelaksanaan proyek revitalisasi kawasan Tugu Pal Putih, Senin (7/12/2020) siang. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta angkat suara soal rekomendasi legislatif yang mengusulkan penerapan lockdown total sepanjang Tugu Pal Putih hingga Titik Nol Kilometer saat malam tahun baru mendatang.

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengatakan bahwa pihaknya bakal mengkaji masukan dari dewan.

Tetapi, sampai sejauh ini, pemerintah masih mengutamakan pada peningkatan pelaksanaan protokol kesehatan Covid-19.

Baca juga: Video Viral di Jembatan Srandakan, Satreskrim Polres Kulon Progo Amankan Sejumlah Pemuda

Baca juga: Adanya Isu Mutasi Covid-19 di Yogyakarta, GIPI DIY: Harus Ada Jawaban Kondisi yang Sebenarnya

"Jadi, sampai saat ini, kita mengambil keputusan tetap dibuka. Termasuk sampai malam tahun baru. Tapi, karena ini sebuah usulan, ya pasti akan dikaji," katanya, Senin (28/12/2020).

Walau begitu, ia tidak menampik, terdapat kekhawatiran ketika dilakukan penutupan di titik tertentu saat pergantian tahun nanti, atau dalam hal ini Tugu Pal Putih hingga Titik Nol. 

Yakni, potensi kerumunan lebih besar di lokasi lain.

"Kalau kita melakukan penutupan titik tertentu, istilahnya menjadi seperti balon. Satu titik di tutup, maka titik lainnya akan menggelembung. Makanya, akses itu tetap kita buka, supaya tidak terjadi kerumunan massa," terang Heroe.

Baca juga: Industri Kecil Antusias Sambut Program Diskon Tambah Daya Super Merdeka dari PLN

Baca juga: Hakan Calhanoglu Bertahan di AC Milan, Kata Stefano Pioli

Karena itu, Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Yogyakarta tersebut, lebih memilih untuk mengupayakan, agar protokol kesehatan dapat dilaksanakan secara baik, serta disiplin sepanjang perayaan malam tahun baru.

"Seperti yang saya tekankan, yang diutamakan sekarang adalah bagaimana protokol kesehatan dilaksanakan, untuk menghindari sebaran Covid-19 di Yogyakarta," ujarnya.

"Lalu, orang yang datang ke sini kan sebagian besar sudah rapid test antigen. Jadi, mayoritas memiliki surat keterangan sehat. Kewajiban kita, menjaga agar semua merasa aman dan nyaman, baik warga, atau wisatawan," cetusnya. (aka)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved