Breaking News:

Satpol PP DIY : Sebanyak 37 Hotel di DI Yogyakarta Melanggar Prokes dan Diganjar SP 1

Hotel maupun guest house yang tidak menerapkan protokol kesehatan (Prokes) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kini mulai dipantau

TRIBUNJOGJA.COM / Miftahul Huda
Kasatpol PP DIY Noviar Rahmad 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Hotel maupun guest house yang tidak menerapkan protokol kesehatan (Prokes) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kini mulai dipantau oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DIY.

Hal itu ditegaskan Kepala Satpol PP DIY Noviar Rahmad yang menyampaikan sepanjang Desember ini total sudah ada 37 hotel yang tidak menerapkan prokes.

Hotel-hotel tersebut kini telah mendapat Surat Peringatan (SP) 1 dari Satpol PP DIY untuk memenuhi syarat operasional hotel.

Baca juga: Tanggapan Pemkot Yogyakarta Soal Lockdown Saat Malam Tahun Baru, Masih Utamakan Prokes

Baca juga: Industri Kecil Antusias Sambut Program Diskon Tambah Daya Super Merdeka dari PLN

"Kalau sepanjang Desember ini sudah ada 37 hotel yang melanggar prokes. Pelanggarannya berupa tidak jaga jarak, ada tempat cuci tangan tapi tidak digunakan dengan baik," katanya, kepada Tribun Jogja, Senin (28/12/2020).

Sebanyak 37 hotel tersebut kini terus dipantau oleh Satpol PP DIY.

Apabila dalam masa SP 1 tersebut tidak ada upaya memperbaiki sarana dan prasarana sesuai ketentuan, maka Satpol PP DIY akan menegur dan memberikan SP 2.

Dirinya juga menemukan masih banyak hotel-hotel yang tidak memeriksa surat kesehatan berupa hasil rapid test antigen terhadap tamu hotel.

"Hotel yang tidak memeriksa surat kesehatan rapid test antigen kebanyakan dari hotel bintang 3 ke bawah, sampai guest house. Kalau guest house jumlahnya banyak saya tidak tahu persisnya," imbuhnya.

Baca juga: Video Viral di Jembatan Srandakan, Satreskrim Polres Kulon Progo Amankan Sejumlah Pemuda

Baca juga: Penyelidikan Komnas HAM Terkait Penembakan 6 Laskar FPI, Temuan Barang Bukti hingga Rekaman CCTV

Pihaknya kini masih berkoordinasi dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY untuk turut mengawal hotel maupun guest house yang tidak menerapkan prokes.

Sementara untuk penegakan Ingub nomor 7 Tahun 2020 tentang pencegahan Covid-19 saat libur Natal dan tahun baru, Noviar menginstruksikan kepada pengelola wisata agar penegakan prokes tetap dilakukan.

"Untuk pemeriksaan surat rapid test antigen di tempat wisata saya minta terus dilakukan pengecekan dari pengelola," pungkasnya. (hda)

Penulis: Miftahul Huda
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved