Penjelasan Mengapa Konsumsi Gula Berlebih Bisa Menaikkan Berat Badan Alias Bikin Gemuk

Selain bikin gemuk, kebanyakan mengkonsumsi gula dapat menyebabkan diabetes hingga penyakit jantung.

Tayang:
VIA THINKSTOCK
Ilustrasi 

2. Dampak gula darah dan kadar hormon
Diketahui bahwa makan makanan manis secara signifikan dapat meningkatkan kadar gula darah.

Meskipun jarang menikmati makanan manis cenderung tidak membahayakan kesehatan, konsumsi gula tambahan dalam jumlah besar setiap hari dapat menyebabkan peningkatan kadar gula darah secara kronis.

Menurut sebuah studi yang diterbikan Postgraduate Medical Journal pada 2012, gula darah tinggi yang berkepanjangan (hiperglikemia) bisa menyebabkan kerusakan serius pada tubuh, termasuk penambahan berat badan.

Salah satu cara hiperglikemia menyebabkan penambahan berat badan adalah melalui peningkatan resistensi insulin.

Insulin adalah hormon yang diproduksi oleh pankreas yang memindahkan gula dari darah ke dalam sel, di mana gula dapat digunakan untuk energi.

Insulin juga terlibat dalam penyimpanan energi, memberi tahu sel kapan harus menyimpan energi baik sebagai lemak atau glikogen, bentuk penyimpanan glukosa.

Resistensi insulin terjadi ketika sel berhenti merespons insulin dengan benar, yang menyebabkan peningkatan kadar gula dan insulin.

Kadar gula darah yang tinggi dapat merusak fungsi sel normal dan meningkatkan peradangan, yang meningkatkan resistensi insulin, melanjutkan siklus destruktif ini.

Meskipun sel menjadi kebal terhadap efek insulin pada pengambilan gula darah, sel-sel tersebut tetap responsif terhadap peran hormon dalam penyimpanan lemak, yang berarti bahwa penyimpanan lemak meningkat.

Fenomena ini dikenal sebagai resistensi insulin selektif.

Inilah sebabnya mengapa resistensi insulin dan gula darah tinggi dikaitkan dengan peningkatan lemak tubuh, khususnya di area perut.

Selain itu, kadar gula darah yang tinggi dan resistensi insulin dapat mengganggu leptin, hormon yang berperan besar dalam regulasi energi, termasuk asupan dan pembakaran kalori serta penyimpanan lemak.

Leptin mengurangi rasa lapar dan membantu mengurangi asupan makanan.

Demikian pula, diet tinggi gula dikaitkan dengan resistensi leptin, yang meningkatkan nafsu makan dan berkontribusi pada penambahan berat badan dan kelebihan lemak tubuh.

3. Dapat menyebabkan makan berlebihan

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved