Pendidikan
Ciptakan Ikat Pinggang Jaga Jarak, SMP Muhammadiyah 3 Depok Terima Penghargaan
Penghargaan yang diperoleh SMP Mugadeta ialah kategori Inovasi Teknologi Penanggulangan COVID-19.
Penulis: Maruti Asmaul Husna | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - SMP Muhammadiyah 3 Depok Sleman Yogyakarta (SMP Mugadeta) hari ini (Kamis, 24/12/2020) melaksanakan kegiatan Seremoni Penyerahan Piagam Penghargaan Bakti untuk Negeri dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Kegiatan dilaksanakan secara sederhana dengan menerapkan protokol kesehatan.
Penghargaan yang diperoleh SMP Mugadeta ialah kategori Inovasi Teknologi Penanggulangan COVID-19.
Produk inovasi yang dikembangkan yakni Phydist Belt (Physical Distancing Belt) atau ikat pinggang jaga jarak yang dikembangkan oleh Dimas Afif Ardian dan Muhammad Daffa Ash Shidiq, siswa kelas VIII SMP Mugadeta.
Baca juga: SMP Muhammadiyah 3 Depok dan SMK Sultanah Asma Jalin Kerjasama Guna Tingkatkan Kapasitas Sekolah
Dalam kesempatan ini, piagam penghargaan diberikan secara langsung oleh Wakil Ketua Panitia Milad ke-108 Muhammadiyah, Arif Jamali Muis, M.Pd., yang juga selaku Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta.
"Sebagai pribadi, penting untuk menyikapi pandemi COVID-19 dengan bijak dan penuh optimisme. Setidaknya ada tiga pendekatan yang perlu dilakukan yaitu pendekatan bayani (dalil tekstual berdasarkan Alquran), pendekatan burhani (rasional dan ilmiah berbasis ilmu pengetahuan), dan pendekatan irfani (pendekatan intuisi dari hati dan kebaikan)," ujar Arif dalam amanatnya.
Selain menyerahkan piagam penghargaan, Pimpinan Pusat Muhammadiyah juga memberikan Bantuan Dana Pendidikan sebesar Rp20.000.000,00 untuk SMP Muhammadiyah 3 Depok.
Hasanudin, M.Pd., Kepala SMP Muhammadiyah 3 Depok mengatakan pihaknya akan menggunakan dana tersebut untuk pengembangan sekolah.
Baca juga: Bekali Mitigasi Bencana Bagi Relawan Sekolah Cerdas, SMP Muhammadiyah 3 Depok Gelar Simulasi Bencana
“SMP Muhammadiyah 3 Depok selama pandemi COVID-19 ini sudah berusaha melakukan berbagai inovasi pembelajaran maupun program kemanusiaan. Kami beberapa waktu lalu meluncurkan dua lagu inspirasi, buku kisah pembelajaran selama pandemi, dan program Berdikari (Beras untuk Pendidikan dan Kemandirian) yang masih berlangsung,” tuturnya.
Di akhir acara dilaksanakan pentasyarufan donasi Berdikari dari donasi yang terkumpul sementara sebesar Rp33.618.000,00 dan beras sebanyak 455,5 kg.
Dalam kesempatan ini hadir pula Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sleman dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Depok.
Acara juga disiarkan secara live melalui akun YouTube sekolah. ( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ciptakan-ikat-pinggang-jaga-jarak-smp-muhammadiyah-3-depok-terimapenghargaan.jpg)