Breaking News:

Bisnis

Penjual Pernak-pernik Natal di Yogyakarta Terpukul Pandemi COVID-19

Masyarakat disinyalir masih menahan diri untuk berbelanja pernak-pernik Natal karena pandemi COVID-19 yang memukul pendapatan dan semua sektor usaha.

TRIBUNJOGJA.COM / Yosef Leon
Sejumlah barang yang dipamerkan di salah satu penjual patung dan pernak-pernik Natal di kawasan Kalasan, Jumat (25/12/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kemeriahan dan suka cita suasana Natal biasanya tidak lengkap jika rumah dan gedung gereja atau perkantoran luput dari hiasan pernak-pernik Natal.

Kelap-kelip lampu, pohon natal yang berwarna hijau, serta miniatur bayi Yesus yang lahir di kandang domba menjadi pelengkap bagi umat Nasrani dalam merayakan lahirnya sang Juru Selamat.

Namun tampaknya perayaan Natal di tahun ini mesti dihelat secara sederhana dan tidak dengan gegap gempita akibat adanya pandemi COVID-19.

Masyarakat disinyalir masih menahan diri untuk berbelanja pernak-pernik Natal karena pandemi COVID-19 yang memukul pendapatan dan semua sektor usaha.

Baca juga: Kado Natal Ini Cocok Untuk Kamu Berikan Pada Orang Tersayang dan Bisa Kamu Bikin Sendiri

Akibatnya, pengusaha perlengkapan dan pernak-pernik Natal mengeluh dengan kondisi pandemi COVID-19.

Diakui bahwa, penjualan tahun ini seret dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya akibat pandemi COVID-19.

Debora Lestanti (43) pemilik sebuah toko pernak-pernik Natal di Kota Yogyakarta turut merasakan hal yang sama.

Biasanya H-7 permintaan dari luar dan dalam kota terhadap sejumlah pernak-pernik Natal melonjak.

Bahkan, barang-barang tersebut diburu oleh pembeli dari luar pulau.

"Kebanyakan mereka beli paketan. Jadi langsung beberapa barang yang lumayan lengkap untuk pernak-pernik Natal," ujarnya.

Halaman
123
Penulis: Yosef Leon Pinsker
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved