Sport
IBL 2021 : Bank BPD DIY Bima Perkasa Tergabung di Grup Merah
Bank BPD DIY Bima Perkasa akan bersaing dengan Pelita Jaya, Louvre Surabaya, Pacific Caesar, Satya Wacana Salatiga, dan Bali United Basketball Club.
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Gaya Lufityanti
Adapun penentuan posisi divisi tiap klub diambil dari persentase kemenangan mereka musim lalu dan kemudian diurutkan secara merata kedua divisi dengan ‘sistem ular’ karena kompetisi sebelumnya berakhir tanpa peringkat.
Dimulai dari Pelita Jaya Bakrie dengan persentase menang tertinggi berada di Divisi Merah, peringkat kedua NSH Mountain Gold diikuti peringkat ketiga Satria Muda Pertamina berada pada Divisi Putih.
Baca juga: IBL 2021 Tanpa Pemain Asing dan Lokal Naturalisasi, Ini Tanggapan Bank BPD DIY Bima Perkasa
Louvre, yang musim lalu persentase kemenangan ada di peringkat empat bergabung di Divisi Merah diikuti peringkat kelima Pacific Caesar.
Peringkat enam dan tujuh, Prawira Bandung dan Amartha Hangtuah bergabung dengan Divisi Putih, sementara peringkat delapan dan sembilan Satya Wacana Salatiga dan Bank BPD DIY Bima Perkasa ada di Divisi Merah.
Sedangkan penentuan dua klub baru Bali United Basketball dan West Bandits Solo dilakukan lewat mekanisme pengundian yang dilakukan secara virtual di seluruh klub pada Senin (21/12/2020) lalu.
Ada dua kali mekanisme pengundian.
Pertama menentukan klub dan dilanjutkan dengan pengundian divisi di mana klub tersebut masuk.
Sementara satu slot kosong tersisa di Divisi Putih otomatis ditempati Indonesia Patriots. ( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ibl-2021-bank-bpd-diy-bima-perkasa-tergabung-di-grup-merah.jpg)