Latar Belakang Karier Budi Gunadi Sadikin, Menkes yang Gantikan Terawan Agus Putranto

Nama Budi Gunadi Sadikin sempat mencuat di media sosial. Selain karena ditunjuk Jokowi sebagai Menteri Kesehatan menggantikan Terawan Agus Putranto

Tayang:
Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Mona Kriesdinar
Dok. BNPB via kompas.com
Budi Gunadi Sadikin 

Selanjutnya, Ir Mananti bekerja di Waterloopkundig Laboratorium (Laboratorium Hidrolika) di Kampus TH Bandung dan sejak bulan Maret 1941 bekerja di Waterstaatsdienst.

Meski tidak berlatar belakang bidang kesehatan, Budi memiliki sederet rencana usai ditunjuk jadi Menkes oleh Presiden Jokowi.

Target utamanya adalah menyelesaikan pandemi Covid-19 dan membenahi layanan kesehatan publik.

Baca juga: Sosok dan Profil Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut, Ketum GP Ansor yang Ditunjuk Jadi Menteri Agama

“Mempersiapkan sistem layanan kesehtan publik yang siap, kuat memumpuni agar generasi sesudah kita bisa menghadapi SARS-CoV-3 atau wabah lain yang kita tidak tahu kapan datangnya,” ujar Budi di Istana Negara, Selasa (22/12/2020), seperti dilansir Kompas TV

Terkait dengan mengatasi kasus Covid-19, Budi menjelaskan akan memperkuat lagi koordinasi Kemenkes, pemerintah daerah serta Satgas Covid-19.

Budi mengatakan Presiden Jokowi menginginkan kasus baru Covid-19 dapat ditekan agar anak-anak bisa kembali ke sekolah, pengusaha UMKM dapat membuka toko-tokonya dan kembali berdagang seperti biasa.

Semua pekerja bisa datang kembali kekantornya dan memulai hidup new normal serta  seluruh keluarga bisa kembali bersilaturahmi.

“Kementerian kesehatan tidak mungkin melakukannya secara eksklusif, kita harus melakukannya secara inklusif. Kami percaya tidak cukup pemerintah membuat program sendiri, ini harus memerlukan gerakan bersama dengan seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya.

Resmi menjadi menkes, maka posisi Wakil Menteri BUMN pun kosong.

Budi Gunadi Sadikin
Budi Gunadi Sadikin (kompas.tv)

Melansir Kompas.com, Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan pemilihan sosok Wamen BUMN merupakan kewenangan Presiden Jokowi.

“Wamen BUMN setelah Pak Budi ya diserahkan kepada Pak Jokowi memutuskan karena itu kewenangan Pak Jokowi,” ujar Arya, Selasa (22/12/2020).

Arya mengungkapkan, dirinya dan semua pegawai BUMN akan mendukung siapapun sosok yang nantinya akan menggantikan posisi Budi.

“Apakah nanti siapapun orangnya semua kewenangan Pak Jokowi. Kami kan mendukung apapun keputusan Pak Jokowi,” ungkapnya.

( Tribunjogja.com | Bunga Kartikasari )

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved