Sport

"Balik Kucing" ke Bima Perkasa, Galank Gunawan : Bermain untuk Tim Jogja Selalu Membanggakan

Galank Gunawan akan memberi 1000 persen kemampuan dan hatinya untuk satu-satunya wakil Jogja di liga tertinggi tanah air itu musim ini.

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Gaya Lufityanti
Dokumentasi Bima Perkasa
Galank Gunawan saat memperkuat Bank BPD DIY Bima Perkasa di musim 2018/2019 lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM - Pebasket berjuluk 'Raja Rebound', Galank Gunawan menjadi rekrutan teranyar yang didatangkan Bank BPD DIY Bima Perkasa jelang bergulirnya Indonesian Basketball League (IBL), pertengahan Januari 2021 mendatang.

Sebagaimana diketahui, pebasket yang identik menggunakan nomor punggung 66 ini di musim 2018/2019 lalu pernah berseragam Bima Perkasa.

Musim tersebut terbilang istimewa bagi wakil asal Yogyakarta tersebut, sebab mereka berhasil lolos ke play off IBL serta meraih peringkat ketiga di Piala Raja Jogja Istimewa.

Bahkan, saat di fase reguler, Bima Perkasa mampu menempati peringkat kedua Divisi Merah atau satu tingkat di bawah Satria Muda Pertamina Jakarta.

Namun pada penghujung 2019, Galank kemudian memilih hengkang menuju tim baru yaitu Louvre Surabaya.

Baca juga: IBL 2021 Tanpa Pemain Asing dan Lokal Naturalisasi, Ini Tanggapan Bank BPD DIY Bima Perkasa

Belum genap semusim bermain bersama tim asal kota Pahlawan lantaran IBL harus terhenti karena pandemi COVID-19, Galank akhirnya 'balik kucing' ke Bima Perkasa.

Dijelaskan Galank, alasannya kembali ke Bima Perkasa karena bermain bagi kampung halaman merupakan satu kebanggaan tersendiri.

"Bermain untuk tim Yogyakarta itu selalu membanggakan buat saya. Alasannya hanya itu, dan sekarang momentum yang sangat pas sekali buat saya pulang ke rumah," terang Galank.

Galank menegaskan, dirinya akan memberi 1000 persen kemampuan dan hatinya untuk satu-satunya wakil Jogja di liga tertinggi tanah air itu musim ini.

Apalagi kekuatan Bima Perkasa saat ini tak bisa dianggap remeh setelah mendatangkan Defensive Player Of The Year Indra Muhammad dan pemain berpengalaman Rachmad Febri Utomo.

Terlebih, di bawah kepala pelatih asal Amerika Serikat David Singleton, para pemain lain seperti Azzaryan Pradhitya, Nuke Tri Saputra, Restu Dwi Purnomo, Ali Mustofa, Raylly Pratama, Reza Arfah, Tifan Eka Pradita, dan lain-lain dinilai bakal menghadirkan kejutan besar.

"Komposisi tim yang yang sekarang menurut saya bisa tembus Final Four, dan bila kami berjuang bersama, bisa jadi memberi kejutan musim depan. Target pribadi saya, ingin merasakan gelar juara lagi sebelum pensiun. Ketika masih bisa main, saya akan kejar target tersebut," tambah Galank.

Baca juga: Bima Perkasa Academy Gelar Better Shooter Clinic, David Singleton Turun Langsung 

Dirumorkan Bakal Sandingkan 'Menara Kembar'

Sementara itu, presiden Bima Perkasa, dr Edy Wibowo mengatakan, masukan dari Kanca Bima atau fans Bima Perkasa menjadi satu di antara pertimbangannya ketika mendatangkan pemain anyar, maupun membenahi kekurangan tim.

"Fans minta bigman untuk memperdalam skuad. Kami tidak hanya datangkan satu, tapi dua bigman sekaligus. Salah satunya Galank Gunawan dan satu lagi yang sudah sangat akrab di telinga fans akan diperkenalkan dalam waktu dekat," terang dr Edy.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved