Harga Bahan Pokok Melesat, Penjual dan Pembeli di Pasar Wates Kulon Progo Mengeluh

Harga komoditas bahan pokok di Kabupaten Kulon Progo yang stagnan tinggi turut dikeluhkan penjual dan pembeli di Pasar Wates. 

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA/ Sri Cahyani Putri
Suasana di Pasar Wates, Kulon Progo Jumat (18/12/2020). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Harga komoditas bahan pokok di Kabupaten Kulon Progo yang stagnan tinggi turut dikeluhkan penjual dan pembeli di Pasar Wates

Seorang penjual bahan pokok di Pasar Wates, Wasirah mengatakan harga komoditas bahan pokok seperti cabai dan tomat di kiosnya merangkak naik. 

Terlebih, harga cabai yang dulunya sekitar Rp 30.000/kg menjadi Rp 40.000/kg.

Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Dispar Gunungkidul Klaim Belum Ada Kasus di Destinasi Wisata

Baca juga: Antisipasi Macet Libur Nataru, Dishub Sleman Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Sejumlah Titik Ini

Kemudian harga tomat seharga Rp 10.000/kg menjadi Rp 16.000/kg.

Kenaikan tersebut terjadi karena datangnya musim hujan dan menjelang Natal dan tahun baru 2021.

Dengan demikian, ia hanya memasok dagangannya tidak terlalu banyak. 

"Ketersediaan stok hanya sedikit karena harganya mahal," ucapnya saat ditemui Tribun Jogja, Jumat (18/12/2020). 

Suasana di Pasar Wates, Kulon Progo Jumat (18/12/2020).
Suasana di Pasar Wates, Kulon Progo Jumat (18/12/2020). (TRIBUNJOGJA/ Sri Cahyani Putri)

Wasirah berharap meskipun harganya naik namun ketersediaan stok untuk komoditas bahan pokok tetap lancar. 

Sementara seorang pembeli di Pasar Wates, Nuryama juga mengeluhkan harga daging ayam broiler yang merangkak naik menjadi Rp 35.000/kg. 

Dirinya mengeluhkan harga daging naik karena daging yang ia beli nantinya akan dijual kembali. 

"Saya kan juga penjual. Jadi saya kulakan daging ayam broiler di Pasar Wates kemudian saya jual lagi," katanya. 

Sehingga dengan harga daging ayam broiler yang tinggi, ia tetap memasok daging ayam broiler seperti saat harga kondisi normal. 

Hanya saja harganya sedikit dinaikkan. 

Namun dengan mengambil keuntungan sedikit. 

Baca juga: BREAKING NEWS: Sri Sultan HB X Tegaskan Wisatawan yang ke Yogyakarta Wajib Rapid Tes Antigen

Baca juga: BREAKING NEWS: TPST Piyungan Penuh, Warga Blokir Akses Masuk, Antrean Truk Sampah Hingga 1 KM

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved