Yogyakarta

JUMLAH Pasien Covid-19 Wilayah Yogyakarta yang Diumumkan Pemerintah

kasus Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ada sebanyak 111 kasus positif Covid-19, pada Senin (14/12/2020)

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
TRIBUN JOGJA/HASAN SAKRI
SENI MELAWAN COVID-19. Warga melintasi karya seni mural bertajuk melawan covid-19 di kawasan Serangan, Kota Yogyakarta, Minggu (13/12/2020). Di Kota Yogyakarta ada sejumlah titik karya seni mural yang mengkampanyekan melawan Covid-19 dengan ajakan melakukan protokol kesehatan. 

Mereka terutama yang memiliki resiko tinggi dalam penularan COVID-19, sehingga kekebalan dari vaksin diperlukan.

Adapun kelompok masyarakat yang akan dijadikan prioritas adalah petugas kesehatan, petugas di pelayanan publik, hingga masyarakat dalam kategori kelompok rentan.

"Terutama mereka yang berumur 18 tahun ke atas, tapi masih ada spesifikasi lain untuk daftar prioritas itu," jelas Dewi.

Selain pendataan warga yang masuk daftar prioritas, Dinkes Gunungkidul juga melakukan pelatihan bagi petugas kesehatan di Puskesmas. Pelatihan berkait dengan prosedur pemberian vaksin yang aman dan benar.

Dewi menargetkan setidaknya tiap puskesmas atau fasilitas kesehatan (faskes) memiliki satu petugas pemberi vaksin. Pasalnya ia menginginkan proses vaksinasi berjalan lancar sesuai harapan.

"Pelatihan bagi petugas kesehatan masih terus kami lakukan untuk memastikan pemberian vaksin sesuai prosedur," ujarnya.

Dewi juga mengungkapkan rapat koordinasi dengan sejumlah kementerian sudah dilakukan terkait rencana vaksinasi ini.

Namun ia belum mengetahui kapan pastinya vaksin mulai didistribusikan oleh pemerintah pusat.

Terpisah, Bupati Gunungkidul Badingah mengingatkan agar warganya tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes).

Hal itu dilakukan sembari menunggu proses vaksinasi dilakukan.

"Gerakan 3M (mencuci tangan, menjaga jarak, dan memakai masker) tetap jadi kunci utama pencegahan penularan COVID-19," kata Badingah lewat keterangannya.

Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat sangat diperlukan. Sebab sejalan dengan upaya pemerintah yang masih terus berupaya menekan angka kasus baru COVID-19. ( Tribunjogja.com | Hda | Alx )

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved