Berita Kesehatan
5 Alasan Kenapa Telur Disebut Makanan Pembunuh Berat Badan
Telur juga memiliki beberapa khasiat unik yang membuatnya ramah terhadap penurunan berat badan.
Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA.COM - Telur adalah salah satu makanan tersehat yang bisa Anda makan.
Telur kaya akan protein berkualitas tinggi, lemak sehat dan banyak vitamin dan mineral esensial.
Telur juga memiliki beberapa khasiat unik yang membuatnya ramah terhadap penurunan berat badan.
Berikut beberapa alasannya ;
1. Telur Rendah Kalori
Cara termudah untuk menurunkan berat badan adalah dengan mengurangi asupan kalori harian Anda.
Satu telur berukuran besar hanya mengandung sekitar 78 kalori, namun sangat kaya akan nutrisi. Kuning telur juga sangat bergizi.
Makanan telur biasanya terdiri dari sekitar 2-4 telur. Tiga telur rebus berukuran besar mengandung kurang dari 240 kalori.
Dengan menambahkan satu porsi sayuran yang banyak, Anda bisa mendapatkan makanan lengkap hanya dengan sekitar 300 kalori.
Ingatlah bahwa jika Anda menggoreng telur dengan minyak atau mentega, Anda menambahkan sekitar 50 kalori untuk setiap sendok teh yang digunakan.
Baca juga: Tips 5 Cara Memasak Telur Paling Sehat, Agar Kandungan Nutrisinya Tidak Hilang
2. Telur Sangat Mengenyangkan
Telur sangat padat nutrisi dan mengenyangkan, terutama karena kandungan proteinnya yang tinggi.
Makanan berprotein tinggi telah diketahui dapat mengurangi nafsu makan dan meningkatkan rasa kenyang, dibandingkan dengan makanan yang mengandung lebih sedikit protein.
Penelitian telah berulang kali menunjukkan bahwa makan telur meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi asupan makanan saat makan nanti, dibandingkan dengan makanan lain dengan kandungan kalori yang sama.
Telur juga memiliki peringkat tinggi pada skala yang disebut Indeks Rasa kenyang. Skala ini mengevaluasi seberapa baik makanan membantu Anda merasa kenyang dan mengurangi asupan kalori di kemudian hari.
Selain itu, mengonsumsi makanan tinggi protein dapat mengurangi pikiran obsesif tentang makanan hingga 60%.
Ini juga dapat mengurangi keinginan untuk ngemil larut malam hingga setengahnya.
Baca juga: Penderita Diabetes Boleh Makan Telur, Asal . . .
3. Telur Dapat Meningkatkan Metabolisme
Telur mengandung semua asam amino esensial, dan dalam rasio yang tepat.
Ini berarti tubuh Anda dapat dengan mudah menggunakan protein dalam telur untuk pemeliharaan dan metabolisme.
Makan makanan berprotein tinggi telah terbukti meningkatkan metabolisme hingga 80-100 kalori sehari, melalui proses yang disebut efek termik makanan.
Efek termal makanan adalah energi yang dibutuhkan tubuh untuk memetabolisme makanan, dan lebih tinggi untuk protein daripada lemak atau karbohidrat.
Artinya, makanan berprotein tinggi, seperti telur, membantu Anda membakar lebih banyak kalori.
Baca juga: Pertimbangan Saat Memilih Telur Ayam atau Telur Bebek : Dari Alergi Hingga Selera Pribadi
4. Telur Cocok untuk Sarapan
Makan telur untuk sarapan tampaknya sangat bermanfaat untuk menurunkan berat badan.
Banyak penelitian yang membandingkan efek makan telur di pagi hari versus makan sarapan lain dengan kandungan kalori yang sama.
Beberapa penelitian terhadap wanita yang kelebihan berat badan menunjukkan bahwa makan telur daripada bagel meningkatkan perasaan kenyang dan menyebabkan mereka mengonsumsi lebih sedikit kalori selama 36 jam berikutnya.
Sarapan telur juga telah terbukti menyebabkan penurunan berat badan hingga 65% lebih besar, selama 8 minggu.
Sebuah studi serupa pada pria sampai pada kesimpulan yang sama, menunjukkan bahwa sarapan telur secara signifikan mengurangi asupan kalori selama 24 jam berikutnya, dibandingkan dengan sarapan bagel. Para pemakan telur juga merasa lebih kenyang.
Selanjutnya, sarapan telur menyebabkan glukosa darah dan respons insulin lebih stabil, sekaligus menekan ghrelin (hormon kelaparan).
Studi lain pada 30 pria muda yang sehat dan bugar membandingkan efek dari tiga jenis sarapan pada tiga kesempatan terpisah. Ini adalah telur di atas roti panggang, sereal dengan susu dan roti panggang, dan croissant dengan jus jeruk.
Sarapan telur menyebabkan rasa kenyang yang jauh lebih besar, lebih sedikit rasa lapar dan keinginan yang lebih rendah untuk makan dibandingkan dua sarapan lainnya.
Lebih lanjut, makan telur untuk sarapan menyebabkan para pria secara otomatis makan sekitar 270–470 kalori lebih sedikit saat makan siang dan makan malam buffet, dibandingkan dengan makan sarapan lainnya.
Pengurangan asupan kalori yang mengesankan ini tidak disengaja dan tanpa usaha. Satu-satunya hal yang mereka lakukan adalah makan telur saat sarapan.
5. Telur Murah dan Mudah Dipersiapkan
Memasukkan telur ke dalam menu makanan Anda sangat mudah.
Harga telur relatif terjangkau, banyak tersedia dan dapat disiapkan dalam beberapa menit.
Telur lezat hampir dalam setiap cara Anda membuatnya, tetapi paling sering direbus, diacak, dibuat menjadi telur dadar atau dipanggang.
Telur dadar sarapan yang dibuat dengan beberapa telur dan beberapa sayuran membuat sarapan ramah penurunan berat badan yang sangat baik dan cepat. (*/Health Line)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/diet-telur-tak-melulu-baik-untuk-kesehatan-ini-faktanya.jpg)