Kesehatan Jantung

Awas Serangan Jantung Mengintai, Lakukan Hal Sepele Ini Agar Sehat dan Terhindar Serangan Jantung

Awas Serangan Jantung Mengintai, Lakukan Hal Sepele Ini Agar Jantung Sehat dan Terhindar Serangan Jantung

ist
Makanan untuk jantung sehat 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Mencegah lebih baik daripada mengobati. Kalimat inspiratif ini mudah diucapkan, namun acap kali terasa susah diwujudkan.

Sebagian dari kita tersadar ketika tubuh sudah diserang suatu penyakit dan baru menyadari betapa menjaga kesehatan itu sangat berharga.

Belakangan ini khalayak dikejutkan dengan kematian tokoh publik yang didiagnosa akibat kelainan fungsi jantung.

Silent Killer, begitu salah satu sebutan sakit yang berhubungan dengan jantung.

Rasanya, berusaha hidup lebih sehat agar terhindar dari disfungsi jantung adalah langkah yang bijak.

Ada beberapa kebiasaan yang baik yang bisa dilakukan sehari hari, agar tubuh kita senantiasa sehat dan memiliki kerja jantung yang bagus. 

ilustrasi
ilustrasi (familydoctor.org)

Ahli bedah kardiotoraks, Marc Gillinov, MD melalui laman Cleveland Clinic merekomendasikan lima kebiasaan sederhana yang bisa membantu kerja jantung lebih efisien.

1. Mengonsumsi lemak sehat Demi jantung yang sehat, usahakan mengonsumsi makanan mengandung lemak sehat. Ingat, lemak sehat bukan lemak trans.

Tubuh membutuhkan lemak yang berasal dari makanan yang kita konsumsi, termasuk lemak jenuh, lemak tak jenuh ganda dan lemak tak jenuh.

Satu-satunya jenis lemak yang tidak kita butuhkan adalah lemak trans, yang diketahui dapat meningkatkan risiko penyakit jantung atau stroke seumur hidup.

Sebab, lemak trans dapat menyumbat arteri dengan meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan menurunkan kadar kolesterol baik (HDL).

Memangkas lemak trans dapat membuat tubuh meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh.

Lemak trans sendiri adalah lemak produksi industri yang sering digunakan dalam makanan yang dipanggang dalam kemasan, makanan ringan, margarin, dan makanan cepat saji yang digoreng untuk menambah rasa dan tekstur.

Untuk menghindarinya, bacalah label kemasan makanan sebelum membeli. Lemak trans akan muncul pada daftar bahan sebagai minyak terhidrogenasi parsial (partially hydrogenated oils).

Jika membeli produk dengan kemasan, carilah produk dengan kandungan 0 persen lemak trans dan pastikan menghindari makanan mengandung lemak trans.

Baca juga: Kronologi Wanita Turunkan Bendera Merah Putih di Masjid Al Aqsha Klaten, Diduga Alami Gangguan Jiwa

Baca juga: Pesawat Latih Milik KLHK Jatuh Sesaat Setelah Lepas Landas, Tiba-tiba Kehilangan Daya Dorong

Baca juga: Viral di WhatsApp (WA) Pemudik di Solo Batal Kena Karantina, Wali Kota Berikan Penjelasan Gamblang

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved