Breaking News:

Kronologi Wanita Turunkan Bendera Merah Putih di Masjid Al Aqsha Klaten, Diduga Alami Gangguan Jiwa

Seorang perempuan diamankan petugas dan pihak kepolisian setelah menurunkan bendera Merah Putih di Masjid Al Aqsha Klaten

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Muhammad Fatoni
dok.istimewa/ via tribun solo
Masjid Al Aqsha Klaten 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Seorang perempuan diamankan petugas dan pihak kepolisian setelah menurunkan bendera Merah Putih di Masjid Al Aqsha Klaten, Jumat (11/12/2020).

Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan polisi, perempuan yang diketahui merupakan warga Gantiwarno tersebut mengalami gangguan kejiwaan.

Hal itu juga diperkuat oleh keterangan pihak keluarga yang berhasil dihubungi oleh polisi.

Informasi  yang dihimpun Tribun Jogja, aksi perempuan tersebut terjadi pada Jumat (11/12/2020) pagi tadi, sekitar pukul 07.00 WIB.

Baca juga: UPDATE Tol Yogyakarta - Solo di Klaten, 98 Persen Warga Enam Desa Sepakat Ganti Kerugian

Baca juga: UPDATE TERKINI : Real Count KPU Hasil Pilkada Klaten, Data Masuk 57 Persen

 
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Klaten Utara, AKP Sugeng Handoko, memaparkan kejadian bermula sekitar pukul 07.00 WIB pagi di Halaman Masjid Agung Al Aqsha, Desa Jonggrangan, Kecamatan Klaten Utara, Kabupaten Klaten.

"Pelaku datang ke mesjid sekitar pukul 07.00 dengan memakai sepeda motor. Lalu ia sempat salat di depan toilet wanita masjid sebelum melancarkan aksinya itu," ujar Kapolsek saat dihubungi Tribunjogja.com, Jumat (11/12/2020).

Kapolsek mengatakan, setelah pelaku melaksanakan salat di depan toilet masjid, lalu S berjalan ke arah tiang bendera yang berada di Halaman Masjid Agung Al Aqsha.

Pemkab Klaten akan melakukan renovasi di beberapa bagian Masjid Agung Al Aqsha, Klaten. Hal
 Masjid Agung Al Aqsha, Klaten. (DOK. TRIBUNJOGJA.COM/ANGGA PURNAMA)

Kemudian, sesampainya di lokasi, ia menurunkan bendera Merah putih.

"Setelah bendera merah putih di turunkan pelaku, selanjutnya bendera di buang di kolam Ikan air mancur di halaman Masjid Agung Al Aqsha," tambahnya.

Melihat aksi itu, lanjut AKP Sugeng, dua orang pihak keamanan masjid langsung mengamankan pelaku.

Selanjutnya, bergegas untuk menghubungi Polsek Klaten Utara serta melaporkan ke Pos Polisi Lalu Lintas yang berada tidak jauh dari Masjid Agung Al Aqsha Klaten itu.

"Kemudian anggota memeriksa isi tas kecil yang di bawa pelaku dan didapati uang tunai dan KTP atas nama pelaku, sehingga kepolisian bisa menghubungi keluarga pelaku," jelasnya.

Baca juga: Aliran Anak Sungai di Ngingas Lor Meluap, Rendam Taman Lampion Klaten Setinggi 15 Sentimeter

Baca juga: Sebaran Perolehan Suara Pilkada Klaten versi Hasil Hitung Cepat: Paslon MULYO Unggul di 23 Kecamatan

Berdasarkan informasi dari keluarga pelaku, kata Kapolsek, S ternyata mengalami gangguan kejiwaan dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Dokter Soejarwadi Klaten.

"Dari keterangan orang tua pelaku, anaknya (pelaku) sudah lama menderita gangguan kejiwaan," ucapnya.

"Kemudian pada pukul 09.30 WIB pelaku di dampingi keluarga dengan pengawalan Polsek Klaten Utara dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Dokter Soejarwadi Klaten," tandasnya. 

( tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved